Minggu, 29 Januari 2012 , 10:30:00 WIB
RMOL. Acara pelantikan pengurus Majelis Tafsir Alquran yang disertai pengajian kemarin di Kudus dibubarkan aktivis Angkatan Muda Nahdlatul Ulama. Wakil Ketua DPRD Kudus, Agus Darmawan, yang sedianya menghadiri acara tersebut tapi urung karena ada kegiatan lain, terkejut saat mendengar kabar tersebut.
"Saya juga dapat undangan itu. Tapi tidak datang. Saya kaget juga ketika teman-teman yang saya minta menghadiri itu melaporkan acara itu dibubarkan oleh AMNU, yang terdiri GP Anshor, IPNU, Banser," ungkap Agus Darmawan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Agus menyesalkan pembubaran acara tersebut. Mestinya hal itu tidak terjadi andai saja semua berkepala dingin dan mau berdialog dan berkomunikasi. "Jangan seperti itulah," imbaunya.
Apalagi, sebut Agus, PBNU lewat ketua umumnya Said Aqil Siraj di banyak kesempatan mengatakan akan melindungi semua elemen masyarakat, termasuk kelompok Ahmadiyah. Hal itu juga sudah dilakukan pada masa Gus Dur. Senada dengan itu, Ketua Umum GP Anshor, Nusron Wahid, juga sering mengungkapkan akan melindungi dan bahkan sudah melakukannya dengan mengadvokasi kelompok minoritas. "Mungkin ada komunikasi yang terputus (antara warga NU dan pimpinanannya)," duga Agus.
Tapi Agus buru-buru menambahkan bahwa dia tidak secara persis kenapa ha itu terjadi. Dia juga tidak ingin mengomentari NU secara lebih jauh. Tapi yang dia harapkan, aksi pembubaran seperti itu mestinya tidak lagi terjadi. Apalagi, sesama umat Islam. Katanya, kita akan malu dengan kelompok agama lain.
Menurutnya, MTA seperti organisasi pada umumnya, laiknya Nahdlatul Ulama dan
Muhammadiyah. MTA, organisasi yang berbasis di Solo itu, juga sudah resmi berdiri
dan beberapa tahun ini sudah menjalankan kegiatannya. "Menurut saya, ya
(MTA) landai-landai saja. Biasa-biasa saja," ungkapnya.
Tentang alasan bahwa, MTA antara lain mendiskreditkan kiai dan mengharamkan tahlilan yang menjadi alasan pembubaran acara MTA kemarin, dia belum tahu persis apakah memang seperti adanya tidak adanya. Tapi tetap saja hal itu tidak bisa jadi alasan pembenar melakukan aksi pembubaran.
"Pokoknya, saya mengimbau hal ini tidak terjadi lagi. Kita semua mencintai negeri
ini. Perbedaan sesuatu yang wajar, selesaikan dengan kepala dingin," ungkapnya seraya berharap Bakesbangpol dan Linmas mengintensifkan komunikasi antar maupun
intraumat beragama. [zul]
-
mtq terlalu
20.03.2012, 08:44 WIB
Komentator: wong bodoQ itu wong bodo, tapi tidak sebodoh MTA . sok pinter . akhirnya DHolun muDhilum -
mtq terlalu
20.03.2012, 08:44 WIB
Komentator: wong bodoQ itu wong bodo, tapi tidak sebodoh MTA . sok pinter . akhirnya DHolun muDhilum -
mta
20.03.2012, 08:18 WIB
Komentator: as. al kaafklo tidak ingin dibubar jangan menginggung perasaan oranisasi lain. tahlil haram apakah mta jangan bermain dengan hukum yang ada. trus mta dengan tafsir sesuai mufasirin 2 terdahulu ?. kita kembali yang ada saja . menafsiri al quran . tiak cukup pandai bacas aja masi banyak ilmu 2 lain terkait . asbabl nujul . nafwu shorof, balaghah, mantiq , bayan dan lain .tolong mta kuasai ini al quran wahyu ilahi . -
NU sekedar Syiar dengan Seni Ritual, bukan dakwah
13.03.2012, 21:11 WIB
Komentator: Aku Hidup disekitar NU tak simpatik dengan NU karena tak mencerdaskan UmatMemang begitu yang saya cermati komunitas ini, (NU) kebablasan dengan metode berseni dan merangkul Tradisi yang di tempuh ulama terdahulu (Wali di Jawa khususnya) / Wali Sanga, sehingga tidak terasa metode itu mengakar hingga kini tercebur pada acara ritualisai animisme(berbungkus kulit Islam) tak mau cerdas dengan modernisasi ilmu pengetahuan dan akal fikiran yang diwariskan Nabi sebagai Utusal Allah. bukan sekedar kultus pada individu.... -
- kafirin
04.03.2012, 20:06 WIB
Komentator: dajjal kafirayo sesama islam saling bunuh. yahudi dan kafirin senang. gak perlu perang salib lagi. sesama islam dah saling bunuh. -
- ente jual ane beli
27.02.2012, 22:39 WIB
Komentator: ASLI NUwarga nu tak akan berulah klo tdk di dahului. saya sudah muak hinaan , cacian ,tuduhan kafir, syirik, bahkan murtad dari mereka. saya yakin kejadian itu adalah akumulasi kemarahan yg dipendan warga nu. ULAR TAK AKAN MENGGIGIT KALAU TIDAK DIGANGGU. MAJU TERUS NU!! -
Hai sdr Emka Shofa jaga ''cocot''/cangkem/mulut anda!!!!
22.02.2012, 14:37 WIB
Komentator: Hamba AllohKalau antum ngaku org ISLAM tabayunlah klu perlu (kecuali klu anda seorg "banci" alias pengecut)datangi pengajian MTA(ikuti proses kajian2nya ttg Alquran -
ukhuwah
19.02.2012, 17:53 WIB
Komentator: wong muhammadiyahummat islam harus bersatu walapun beda pemahaman.....jangan penh curiga kalo berbeda menuduh itu wahabi atau yg lainnya lihat apa yang dipelajari, apa yang diamalkan....
Musuh kita adalah pemurtadan, krisis aqidah , korupsi, dll kalau demo ya demolah anti korupsi jangan malah orang yg satu parta* tapi kosupsi kita diam aj...tapi saudara kita mengaji mencari ridho Allah dilarang.
memang tantangan dakwah itu dari ummat islam sendiri bukan dari yang lain. -
to wong dheso
17.02.2012, 22:55 WIB
Komentator: mbahe NUente kalau mau ngomong cari bukti kalau omongan looo thu benar.cari bukti dulu.....tau kan arti kata HABIB.thu...yg kalian kultus kan sebagai orang NU kan....thu...liat lagi kesandung masalah............mau bukti......baca berita,majalah......hxxp://www .kaskus.us/showthread.php?t=13 118500 -
jangan mudah menyebarkan berita bohong...
17.02.2012, 15:55 WIB
Komentator: susilobuat komentator "Wong Ndeso" CARI DULU BUKTINYA BARU COMENT... Bahayanya fitnah anda belum tahu ya???? Buat Ustadz Sukino walau saya hanya pendengar setia MAJU TERUS PANTANG MUNDUR...COMENT2 ITU MEREKE TIDAK PUNYa bukti... -
Wong NU bubarkan pengajian ?.
13.02.2012, 18:21 WIB
Komentator: Wong NdesoAah yang bener sajalah... Wong NU juga seneng ngaji kok.
Yang dibubarkan itu karena faktor lain, eh misalnya ngomongin wong tahlilan dosane luwih ged tinimbang zina.. Nah omongan yang begitu itu yang kebangeten. Tolong MTA aja ngawur kebangeten, masa sih zina lebih joos dibandig tahlil.... tapi klo ndak gitu MTA ndak laku. Iseng-iseng cari sensasi en..ndilalah wong NU kepancing gitu loh..... -
buat NU
12.02.2012, 21:07 WIB
Komentator: masarifin36@ymail.coMaaf kiya.i marjuki tlng annda ngaji lagi pahamiisi dan kandungan ayat-ayat Al-Qur,an sesuai dengan ajaran Rasulullah, jangan memahami Al-Qur,an berdasarkan pemikiran anda -
karmun fanatisme NU
12.02.2012, 19:54 WIB
Komentator: karmunsetahu saya Mta tu tdk seperti yang diberitakan saat ini ( menghalalkan an*ing, wahabi, dsb) Kami di desa hidup berdampinagan dgn orang2 MTA, kami guyup rukun tdk pernah berselisih, bahkan saling tolong menolong dlm hal kebaikan. tp mengapa teman2 kami bertindak seperti itu? kami mohon ya ALLah ampuni teman2 yang sudah bertindak anarkis. mari kita kuatkan ukuwah Islamiah kita. -
- Kembalilah pada quran dan hadis
12.02.2012, 12:35 WIB
Komentator: Ahmad HidayatSolusi terakhir adalah kembali kpd quran hadis. Kpd para kyai dan para asatidz yg merasa ahlussunah wal jama'ah jgn memperuncing suasana dgn kegiatan yg over dosis dgn mengadakan hal bid'ah dgn alasan bid'ah hasanah. Krna ini pangkal penyebab perbedaan (firqoh) antar ahlussunah. -
pemilik blok ini yg diuntungkan
10.02.2012, 22:07 WIB
Komentator: ki sambang dalankapan ya umat Islam perang saudara....? itulah yg dikehendaki si pemilik........liberal.....sia pa lagi kalau bukan...... -
Maaf saya lagi sibuk
07.02.2012, 09:26 WIB
Komentator: NU Maniabuat temen2, maaf saya lagi males ngaji nih. udah capek, ndak dapet duit lagi. mendingan jagain gereja ama jagain orang syiah sama ahmadiyah. duite banyak bro... ohya sama bubarin pengajian. asik lho... -
Mari Kita Camkan Dengan Hati
06.02.2012, 13:47 WIB
Komentator: RasyidAss. Wr. Wb
Untuk Saudaraku yg telah membubarkan pengajian MTA di kudus, Mohon renungkanlah Hati anda semua. MTA pasti anda belum kenal tapi anda pasti hanya dengar kalau MTA begini..begini.. (Jawa: omonge..omonge). Anda Perlu Tabbayun. Dan Mudah2an Allah membukakn pintu tobat_Nya. Dan moga ini jalan Allah memperkenalkan MTA di Kudus. Sesama Islam bersaudara. Kalau perlu datang ke Kantor Pusat MTA di Solo minta penjelasan di Sana itu lebih bijak dan elegan -
Ngaji Teruuuuuuuuusssssssss
06.02.2012, 12:28 WIB
Komentator: AAnNgaji Teruuuuuuuuusssssssss !!!!!!!!!
Sempurnakan keimananmu sampai akhir hayat. Orang yang gak mau ngaji termasuk sombong. Kalau manusia bisa baik sendiri, tanpa dituntun agama, apa gunanya Allah mengutus para Nabi dan menurunkan wahyu Kitab Suci ???????????????????? -
yuk ngaji yuks...
05.02.2012, 14:19 WIB
Komentator: maklumyuks ngaji mas..mas.. NU
biar terang hati dan pikiran kita...
kita hidup hanya sebentar,,
makan enak juga sebentar, naik mobil mewah juga sebentar,,,
KENAPA..?? gereja kamu jagain, syiah kamu lindung...
Buntutnya yang jelas muslim kamu musuhi...
klo bukan karena ALLOH mungkin kaum yang kamu musuhi itu akan membalas dan bahkan bisa menghancurkan kalian..
makanya NGAJI YUKS... -
Kembalilah kepada Islam yang murni
05.02.2012, 12:11 WIB
Komentator: ifanIslam di kalangan masyarakat kita sudah banyak tercampuri oleh ajaran agama lain,bahkan ajaran nenek moyang itu lebih dominan dan ajaran tersebut diadopsi oleh masyarakat kita,dicarikan dalilnya yang cocok kemudian kita laksanakan dan para kyai menggembar-gemborkan bahwa itu ajaran islam.seperti itulah para kyai kita sekarang,menganggap islam belum sempurna sehingga perlu mendapat tambahan-tabahan sebagai penyempurna..tunggu beberapa tahun lagi,Alqur'an dan Al Hadist akan bertambah tebal halamannnya.....selamat mengarang Kyai-Kyai! -
lagi-lagi NU
05.02.2012, 08:35 WIB
Komentator: FarisMungkin pada awalnya para pendiri NU ingin umat Islam di Indonesia mendapatkan banyak kebaikan dan manfaat dari kehadiran organisasi ini...Namun kenyataanya, NU justru menjadi organisasi amatir yg kehadirannya merepotkan orang untuk berislam dengan benar..banyak orang2 bodoh yg kontroversial yg muncul dari NU, semacam Ulil, Said Aqil dll..Saat ini NU tidak lebih dari Organisasi Kampungan yg orang-orangnya rela menjual apapun demi pujian karena membela minoritas, walaupun untuk itu mereka harus berhadap-hadapan dengan umat Islam..Silakhkan orang itu mengaca diri mereka, dan jujur melihat...apakah kalian sudah benar-benar BERILMU..??? Ataukah kalian hanya sekumpulan manusia bodoh dan tersisih yang hanya mempunyai satu kemempuan yaitu FANATIK BUTA. -
saling membalas
05.02.2012, 07:54 WIB
Komentator: orang biasasetelah saya baca semua komen-komen disini semuanya bernada saling membalas dan tidak ada yang menyejukkan...
selamanya orang islam tidak akan akur kalau selalu saling menjelek-jelekkan dan menghujat satu sama lain....
kapan kita bisa saling toleran dengan saudara sendiri....mari kita introspeksi diri sendiri... -
-
04.02.2012, 23:46 WIB
Komentator: siswati sekarinilucu ya, natalan dijaga oleh banser, tapi pengajian dibubarkan oleh banser. Ciri ciri munafik -
hebat
04.02.2012, 10:50 WIB
Komentator: hernawa jatisayonara sayonara good bye NU -
lha iya ta
04.02.2012, 10:05 WIB
Komentator: mbah bejalha iya ta mas !!!! -
- Mana buktimu...
03.02.2012, 20:07 WIB
Komentator: MTA MILITANSdr Subkhan, anda bs mngtkn spt itu mana buktinya? coba anda buktikan! paling jwbnya hny qola wa qila. ingatlah pengdln Alah yg Maha Adil. QOLA WA QILA ADALAH SALAH SATU PERKARA YG PALING DIBENCI OLEH ALLAH! ngajio mas...ngajio, jgn taklit buta. -
ngajio sing istiqomah
03.02.2012, 18:57 WIB
Komentator: agung Boyolali,buat saudara emkaapa saudara telah mengenal islam dengan benar?, walisongo kan dari dongeng dan ketoprak,.....seberapa kamu mengenal nabi Muhammad, sampai sampai prilaku jauh dari islam tidak kau sadari, walisongo kuwi sopo? yen karo nabi dan sahabat seberapa hebat, lha kok dipuji2....kasihan. -
Gunakan Akalmu
03.02.2012, 17:02 WIB
Komentator: RyzalJika warga NU membubarkan pwngajian warga MTA dengan dalih seringkali menyerang dan menghujat kelompok yang tidak sefaham dengannya, logikanya warga MTA juga dan dibenarkan bila menyerang dan menghujat kelompok yang tidak sefaham dengannya, tapi ini logika orang yang tidak punya iman dan islam, logika orang waras yang beriman dan faham alQuran tidak akan menghalalkan darah, harta, kehormatan saudaranya seiman hanya karena selembar kertas dolar atau sebutir nasi. -
MTA=Salafi=Wahabi
03.02.2012, 16:03 WIB
Komentator: khusnanmetode dakwah yang dilakukan aliran2 salafi memang seringkali menyerang dan menghujat kelompok yang tidak sefaham dengannya, inilah yang dilakukan oleh MTA. kesabaran, keluwesan NU seringkali dimanfaatkan mereka untuk 'menyerang' NU melalui media elektronik (TV Radio dan Internet) maupun media cetak (Majalah dan Buku2 seri pengkafiran kyai NU) dengan dana yang melimpah ruah dari negeri petrodollar kaum wahabi ini secara sistematis menyerang NU, sambil mencitrakan diri sebagai kelompok yang paling benar, paling nyunnah dan merasa terdzolimi, padahal mereka sendiri yang memulai. orang NU juga manusia bung ..jangan salahkan mereka jika mereka mulai terusik dengan ulah kaum kaum khawarij gaya baru ini. teruskan perjuanganmu anak2 NU, saya mendukungmu sampai titik darah penghabisan. -
Let it Flow
03.02.2012, 14:36 WIB
Komentator: HimaMTA tidak pernah "mengejek" apapun dan siapapun.
MTA hanya yayasan yg mengkaji Al-Qur'an dan Al-Hadits yang shahih.
Jika ada yang sependapat/setuju, silahkan..
Jika ada yang tidak sependapat dlm memahami, juga silahkan..
Jangan sampai hal ini menjadi perpecahan ummat muslim. -
Berda'wahlah "Bilmauidloh Hasanah"
03.02.2012, 08:22 WIB
Komentator: KuntoroMTA harus lebih banyak belajar lagi, supaya tidak membuat resah dan memicu konflik. Kunci berda'wah adalah "mengajak" bukan "mengejek" keyakinan orang lain. Selama model berda'wah "mengejek" ala MTA masih dilakukan tidak mustahil di daerah lain MTA akan ditentang. Tirulah Rasulullah yaitu berda'wah "Bilmauidloh Hasanah". Maju terus NU dan MTA jangan ada lagi permusuhan diantara kalian. -
NU Menungso Tatanane Angel
02.02.2012, 11:47 WIB
Komentator: Gus GusanSeng Menungso Tatanane Angel ki justru wong2 NU dewe...ora manut tatanane agama,seneng gawe ibadah2 anyar,seneng nambah2i amalan2 Al-Quran -
ISLAM AGAMA "CINTA KASIH"
02.02.2012, 11:21 WIB
Komentator: Mata DewaYang Membuat Nama Islam itu "KOTOR" dimata NON MUSLIM ya Ga Jauh2 Mereka2 sendiri yg NGAKU'Y Islam...ickhhhh KASIMAN...KASIMAN............d iJaman Computer ini msh byk SAUDARA2KU yg T O L O L -
MTA yang mulai dulu
02.02.2012, 09:10 WIB
Komentator: abdulPada saat MTA menghujat ajaran NU lewat radio, knp gak ada yang komentar. Giliran NU membalas dengan membubarkan pengajian yang menghujat tersebut banyak menyalahkan NU. "Anda jual kami beli".... BANSER harus terus jaga ajaran NU sampai titik darah penghabisan. -
Anjing Halal?
02.02.2012, 08:53 WIB
Komentator: AgusMasya Allah..... kalau an*ing saja sudah dihalalkan, sebentar lagi mungkin menghalalkan darah warga NU. Jangan gentar dengan ocehan-ocehan pendukung MTA yang menyesatkan. -
- seperti menghalau an*ing yg sll menjulurkan lidahnya
02.02.2012, 08:45 WIB
Komentator: fajar magelangMTA baik, Muhammadiyah bagus, NU jg bagus..yang jelek adalah oknum nya. Masak ngaku nya NU kok malah mencoreng muka NU sendiri. Sedih masih ada sj orang bodoh di Indonesia -
- unik dan nyata
02.02.2012, 07:51 WIB
Komentator: satrioNU ya jangn gaptek lah.., lihat perkembangan di radio maupun internet ada semua...
. Kalo perlu datang ke tempat pengajian MTA dan buktikan...
Jangan ada iri dan dengki sesama muslim lah..., memalukan. -
aneh memang
02.02.2012, 06:22 WIB
Komentator: tofaBgmn mana ini teman teman di nu mau menjaga gereja tapi malah bubarkan pengajian -
TANGGAPAN
01.02.2012, 21:35 WIB
Komentator: Sayid clpDalam surat As Shaf ayat 2-3 jelas, sangat besar dosanay orang yang mengatakan apa yang tidak dilakukan sendiri .. -
Taubat
01.02.2012, 19:24 WIB
Komentator: akuaku malah jadi semakin mantap ngaji di MTA, karena apa yg dihujatkan kepada MTA justru salah semua, namun MTA tdk pernah membalas, SING WARAS NGALAH, ngalah ora berarti kalah, ning luhur wekasane, ra sah isin-isin ayo nagji aja ke MTA, segeralah taubat, mumpung belum sekarat -
dakwah dan dakwah
01.02.2012, 17:58 WIB
Komentator: mr.syamkwan kwan semua kita satu negara, satu pulau, satu ras, satu pancasila, satu agama yaitu (ISLAM), mari jadi MUSLIM YANG SANTUN DAN MENGERTI AGAMA. YAKNI AL-QUR'AN DAN HADIST, Suwun untuk MTA karena telah berdakwah agama -
Kasiann...mereka trmasuk org2 yg tak punya rasa malu....
01.02.2012, 12:35 WIB
Komentator: Anda, Solosejak dulu sampe sekarang tak ada istilah bagi kami yg ngaji di MTA menjelek2kan NU ato yg lainna.
baru dengar...ada golongan yg terang2an mau membubarkan pegajian MTA dengan cara KONYOL kayak gini.
Apa menurut mereka mengumandangkan takbir saat demo membubarkab pengajian sama halnya dengan jihadnya pada sahabat Rasul ya...
kasihannn.....kasihan... ..
saya tidak membenci mereka yg melakukan ini semua (walopun sebenarny kalo boleh dibilang mereka itu setengah2 hlo dalam membubarkan pegajian ntu... ndag all out. haha...takut mungkin.xixi...) hanya KASIHANNN....
KASIHANN...
tapi tenang saudaraku masih banyak waktu untuk instropeksi diri...
mengajilah yg rajin supaya cepet tersadar atas kekhilafan kalian...OK... -
renungan
01.02.2012, 12:06 WIB
Komentator: avivAku tinggalkan kepadamu kitabullah dan sunnah yang tidak akan tersesat,sebagai seorang islam mari wukudkan beragama yang didasari ilmu dengan benar tanpa keangkaran nafsu.Belajar Islam tentunya harus jelas ilmunya dan sambung dengan ketentusn Rosulullah.karena itu lihatlah darimana kita belajar agama, sesungguhnya pada suatu saat nanti akan datang para pendusta,janganlah bersedih (bersyukurlah) jika agama dikuasai/diamalkan oleh ahlinya dan besedilah jika agama tidak dikuasai oleh ahlinya.AlQuran dan Hadits adalah berbahasa arab kalaupun kita diwajibkan untuk menggali hukum langsung rasanya tidak mungkin sebab kemampuan seseorang berbeda,oleh karenanya diperlukan guru dan sebagainya nah disinilah sebenarnya nilai tanggungjawab dari pembimbing sehingga sesuai dengan kepribadian Rosulullah yang rahmatal lil alamin, tidak menafsirkan al quran dengan akal tanpa ilmu sehingga kata Gus Dur " Akewh kang apal Quran Haditse seneng ngafirke narang liyane, kafire dewe gak digatekke yen iseh kotor ati akale" -
Maaf ..
01.02.2012, 10:52 WIB
Komentator: Wong BARATSaya mohon maaf kepada kaum Muslimin Indonesia, karena sudah ngasih dana buat mereka yang bubarin pengajian, buat mereka yang ngata*n orang Islam Teroris, buat mereka yang mau jagain Gereja, buat mereka yang mau belain semua aliran sesat, buat mereka yang mau melepas dan menghina wanita berjilbab, buat mereka yang mau menghapus larangan minuman keras, buat mereka yang mau menghancurkan ISLAM atas nama hak asasi, demokrasi, liberalisasi. -
Renungan yang ihklas
01.02.2012, 10:37 WIB
Komentator: Pak Di / wong cilik bangetkita tidak usah berpikir yang macam2 dulu, coba tanya pada hati kita masing2 dengan ihklas,apakah benar mengeluarkan suara dengan keras 'ALLAHU AKBAR'untuk membubarkan pengajian yg di situ juga dg jelas mengagungkan ASMA ALLAH,kok kata ALLAHU AKBAR itu tdk digunakan untuk membubarkan prostitusi,perjudian dan maksiat lainnya...RENUNGAN KEBENARAN. -
Malu terlahir sebagai orang NU
01.02.2012, 10:32 WIB
Komentator: Andisaya terlahir sebagai orang NU katanya. setelah tahu bahwa ajaran para pendiri NU diselewengkan oleh penerusnya yang gila harta, gila jabatan, gila popularitas. mirip dengan kisah penyelewengan para pengikut Nabi Isa as terhadap Kita Injilnya. Alhamdulillah sekarang saya sudah mantan orang NU. Saya yakin anggota NU sebenarnya sekarang sudah tinggal 10%nya. Mereka sudah muak dengan ocehan para pemimpinnya yang rakus harta dan jabatan. Baru dikasih duit sedikit aja oleh WONG YAHUDI, eh rajin banget menjaga gereja, menjaga ahmadiyah, menjaga syiah, mengatakan orang Islam lainnya sebagai teroris. Naudzubillah. Dan ternyata orang NU yang tinggal secuil itu malah bikin Jaringan Intip Liberal, AKBPP. Kasihan para pendiri NU dan para ULAMA yang sebenarnya. kepada para ULAMA sebaiknya anda fokus kepada dakwah saja, jangan mau digiring jadi orang parta* yang hanya nguber duit para musuh ISLAM. sedih... Ngakunya orang ISLAM, kok mau2nya disuruh jagain Gereja, habis itu disuruh bubarin pengajian, disuruh ngata*n Teroris, disuruh ngomong semua Agama itu sama, disuruh belain para pejabat yang selingkuh, disuruh nglindungin para aliran sesat, disuruh ngomong wanita pake jilbab itu orang bodoh ( maklum anak istrinya ndak berjilbab, ngakunya kok MUSLIM ). NU ndak usah dibubarin tinggal ngitung hari juga bubar sendiri. Amiin.. -
Like Father Like Son
01.02.2012, 10:00 WIB
Komentator: MoraniBegitulah sifat jamaah meniru sifat ketuanya. Yang jelas aliran sesat Ahmadiyah, Syiah dsb eh malah dilindungi dengan alasan Pluralisme. Dibabtis oke, disogok uang orang Israel yang jelas2 membanta* orang Islam kok ya manut aja. Akhirnya ya gini ini. Jadi pertanyaannya PAK KYAI, ANDA ISLAM? hanya dengar dari katanya katanya kok langsung bertindak. Eh ada lagi orang ISLAM bela2in mati2an melindungi Gereja yang jelas2 perijinannya menyalahi hukum di negeri ini. PAK KYAI, ANDA ISLAM?? Ada yang mengaku islam tapi menghina para sahabat NABI eh malah dibelain. Hanya karena jamaah yang mau tahlilan dan bancakan berkurang banyak lha kok marah. PAK KYAI, ANDA WONG ISLAM APA WONG JOWO APA WONG ISRAEL? ck ck ck ... PAK KYAI.. PAK KYAI.. kasihan kau. -
Sabar dan sabar
01.02.2012, 09:50 WIB
Komentator: FITRIYANTO AKBARIYAmaju trusss MTA,,,salut buat MTA
yakinlah kebenaran akan berpihak pada yang berpegang Al Qur'an dan Hadist..... -
Sabar dan sabar
01.02.2012, 09:49 WIB
Komentator: FITRIYANTO AKBARIYAmaju trusss MTA,,,salut buat MTA
yakinlah kebenaran akan berpihak pada yang berpegang Al Qur'an dan Hadist..... -
Anda Kyai ?
01.02.2012, 09:25 WIB
Komentator: MorandiBercermin dari kasus diatas saya rasa sudah saatnya MUI menertibkan para Kyai. Karena banyak terjadi di masyarakat pedesaan disebut Kyai ternyata mencabuli anak didiknya, ada Kyai yang selingkuh, ada Kyai yang korupsi uang parta*, ada Kyai yang jadi preman terminal, ada Kyai yang jadi bandar judi, dsb. Ini sangat mencemarkan ISLAM itu sendiri. Saya sendiri baru bisa ngimami sholat jamaah di mushola kampung saja sudah ada yang memanggil Pak Kyai. demikian mudahnya orang menyandang predikat Kyai. Setelah diselidiki ternyata sumber penyebar fitnah itu si Kyai yang juga Dosen. Kyai kok mengajarkan pada jamaahnya mencela orang lain? aneh khan? -
aqidah yg benar harus ditegakkan sesuai sunah
31.01.2012, 21:17 WIB
Komentator: kundaryatikuntisaya bukan orang mta,bukan nu,bukan muhamadiyah,tapi saya orang islam tanpa embel-embel.saya sangat prihatin dengan kejadian di kudus.apa orang yg telah membubarkan itu sudah tahu aqidah yg benar.saya sering mendengarkan pengajian,tapi baru kali ini saya tahu aqidah yang benar.usatad-ustad yg aqidahnya sama,ngajinya dan penyampaianya juga sama dengan mta.slama saya ngikuti pengajian mta lewat radio streaming belum pernah dengar ada kata daging an*ing itu halal.darimana kalian dengar seperti itu.saya sebagai orang islam jadi heran pada orang yg telah membubarkan pengajian itu.apa anda sudah benar dan bersih.berkaca dulu,dan belajarlah dengan benar.sering-sering dengar pengajian yg betul dengan aqidah yg benar.sesama umat islam kok tarung dengan umat islam sendiri.ada orang judi,orang zina,orang mabuk,orang tidak sholat tidak dioprak-oprak.dari pd ngoprak-oprak orang ngaji,tempat mesum dan tempat hiburan dioprak-oprak.tidak pernah mendengar pengajian pengajian dari mta kok se enek udel sendiri bilang daging an*ing halal,dari mana anda dengar,tunjukkan buktinya,baru bicara. -
terus lah berjuang MTA
31.01.2012, 15:46 WIB
Komentator: pekan barukami dari majelis pekan baru
mendukung MTA tuk trus brjuang membela islam di bumi -
monggo saling belajar
31.01.2012, 14:58 WIB
Komentator: demangbuka web mta mas mas pemuda NU hxxp://mta-online.com/v2/
dis itu ada sejarah berdirinya MTA,trus sby pernah meresmikian gedung MTA di solo -
Teruslah Berjuang Saudaraku
31.01.2012, 13:05 WIB
Komentator: Pak Dhe RoniPerjuangan membumikan Islam pasti ada rintangannya dan hambatannya, teruslah berjuang sdr2ku dari MTA aku mendukungmu,.fastabiqulkhairot . -
- Aneh....
31.01.2012, 12:42 WIB
Komentator: Hamba allahAneh ,ada orang islam tapi tdk mau sholat ,tapi tdk ada yg mengingatkan...
Sedang orang islam ,tapi gak mau tahlilan koq malah dimaraii/dihujat..? -
Mohon ma'af
31.01.2012, 10:52 WIB
Komentator: PB NU Pusatmohon ma'af para kader NU di Propinsi sampai ranting... saya kurang memperhatikan kalian. karena sedang ngurusi dana haji yang begitu banyak dan menguntungkan. apalagi hasilnya dari bunga bank yang bertahun tahun... -
SALUT DENGAN MTA
31.01.2012, 08:00 WIB
Komentator: PURWAUNTUNGNYA ORANG MTA TIDAK MUDAH TERPROVOKASI....MEREKA LEBIH MEMILIH MENGALAH/TIDAK MELAWAN, BUKAN KARENA TIDAK BERANI, TAPI WARGA MTA SADAR BAHWA ORANG NU ADALAH JUGA ORANG ISLAM JUGA ORANG INDONESIA...HARAM DARAHNYA,KEHORMATANNYA. SALUT KEPADA MTA TIDAK MENURUTI HAWA NAFSU SETAN UNTUK SALING MELAWAN....SEMOGA ALLAH MENUNTUN KITA KEJALAN YANG BENAR.... -
- Kalimat Radikal dan kebencian menandakan kuasa IBLIS
30.01.2012, 23:11 WIB
Komentator: Achsyid Al Imronassalamualaikum wr. wb...
Bersosialisasilah yg sehat, pintar dan ber akal baik, orang yg menebar kebencian terhadap perbedaan adalah orang yg mengumbar hawa nafsu, apalagi mengumbar ke sesama kaum Muslim...
Jangan ada kebencian diantara kita...
Rasa benci adalah Iblis -
- Tabayyun lah sdr emka
30.01.2012, 21:50 WIB
Komentator: RifkyJika menerima berita yg belum jelas kebenarannya ,maka tabayyunlah..
Mta membuka buat siapa saja yg hendak menanyakan segala aktifitas dan kajian yg diselenggarakan ..apa anda tdk takut dgn azab allah? -
ketua dewan gak usah kaget
30.01.2012, 15:22 WIB
Komentator: jekketua dewan gak usah kaget emang ya kaya gitu kelakuan orang nu masak panjenengan gak tau ato pura pura gak tau dari pimpinan pusatnya juga begitu. gak ada buktinya berani ngomong n jelek jelekke orang lain, wajar kalo anak buahnya juga kurang ajar penampilan kaya orang liar. malu dong orang islam kok penampilan kaya orang liar, bengak bengok ditengah jalan kaya orang edan toooooooo ! -
- beda paham bukan berarti,,,,,,,,,,,,,
30.01.2012, 12:28 WIB
Komentator: paijomenurut saya,pembubaran seperti itu sangat di sayangkan,apalagi kalau cuma gara2 gak mau tahlilan,gak mau kondangan dan sebagainya. Kalau menurut saya bagi yang mau tahlilan,yasinan,,,,,,,,,silah kan,tapi mbok ya gak usah gitu lah,,,,,. Toh suatu ibadah kalo gak didasari ke ikhlasan juga percuma saja,gak ada pahalanya,jadi ya buat apa membubarkan pengajian,,,,,,,,. Sudahlah bagiku amalku,bagimu amalmu,itu aja. Gak usah memaksakan orang lain untuk mengamalkan apa yang kita amalkan,jadi gak perlu lah kita meributka hal hal yang seperti itu -
pengajian kok dibubarkan
30.01.2012, 12:24 WIB
Komentator: sigitRasanya sampai saat ini belum pernah sekalipun mendengar berita ada acara tahlilan baik yg diadakan oleh para nahdiyin atau diluar nahdiyin yang dibubarkan oleh umat islam yang tidak sepaham dengan tahlilan demikian pula dengan peserta pengajian MTA, jadi tidak ada alasan bagi para nahdiyin kawatir, aneh kalau pengajinan/dawah yang berbeda paham dilarang, MTA tidak mendahwahkan hal-hal yg terlarang dalam islam,coba tolong kaji baik-baik. -
introspeksi
30.01.2012, 06:51 WIB
Komentator: abu nidalwakil ketua dewan Kudus aja bisa spt itu,masak anggota dewnnya galak galak?kslo semua mau introspeksi diri ga bakalan ini terjadi.milik siapakah kebenaran itu? -
gus dur
30.01.2012, 06:29 WIB
Komentator: asli kudusYa Allah YA Rabb,apa yg terjadi dg bangsa ini?knapa selalu merasa paling benar?GUS DUR,inilah yg skarang terjadi justru AMNU yg seharusnya melindungi seluruh elemen masyarakat malah mnjadi pelopor pembubaran pengajian MTA.Kwan kwan AMNU istighfarlh,jgn merasa paling benar sndiri,baca itu Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam contoh jelas btapa luar biasa ajaran toleransi Muhammad SAW nabi besar junjungan kita semua.mas Nusron Wahid bgmna ini,justru adik anda Mawahib mnjadi pelopor pmbubaran pengajian?tuh ada foto anggota dewan kudus Ali Ihsan dari PKB jga ikut aksi massa.Sunarto PKB,Ghofar dari PKNU semua ikut,kalo semua mau berpikir jernih tentu tdk akan terjdi seperti ini,beda pndapat sesuatu yg wajar kan? -
- Islam rahmatan alamin
30.01.2012, 06:22 WIB
Komentator: wisnu dian pratamaIslam datang dimuka bumi ini sbg rahmat alloh ,dan rusulloh diutus untk memperbaiki ahlag manusia,dari jaman jahiliyah . -
Perhatikan dulu dan simak yang benar baru mengambil tindakan
30.01.2012, 06:11 WIB
Komentator: E SudiroSejak zaman Rasulullah yang benar dan lurus selalu dapat penentangan-penentangan, hanya saja dizaman sekarang justru aneh yang menentang justru sesama umat yang mengaku islam. sungguh sangat prihatin semoga mereka mendapatkan hidayah Allah menjadi menyayangi MTA untuk mencari jalan yang benar atas ridlo Allah. InsyaAllah. -
- teruntuk kang emka sofa beserta kroni-kroninya
30.01.2012, 06:04 WIB
Komentator: atrianto wahyudiHai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (Al Hujurat: 6) -
Wong NU semakin keterlaluan!!
30.01.2012, 05:49 WIB
Komentator: Wong SoloSaya itu g kepikir sama gerakan orang2 NU itu... Kalo dengan ORANG KAFIR (Ahmadiyah, GKI Yasmin, dll) mati-matian di belain. Tapi terhadap sesama Muslim yang hanya sebatas perbedaan khilafiyah saja smpai dimusuhi...!!! Otak anda dimana wahai pemuda Islam yang mengaku NU???? Apakah KH. Hasyim asyari mencontohkan itu??? -
- organisasi yg tak terorganisir
30.01.2012, 04:42 WIB
Komentator: parwadikita wajib menjaga persatuan dan kesatuan.
Kita bersaudara, harusnya sama menguatkan, apabila ada yg salah patut meluruskan bukan malah mencari-cari kesalahan yg tak ada diakal sehat,
organisasi besar tetapi tak bisa menjadicontoh yg baik,
memang non islam pintar memerangi islam dari orang islam, suatu masalah harus diselesaikan dg musyawarah kalou masih nekat yg berwenang harus menindaknya, kalo tidak bisa baru kita sendiri.
Jangan sampai terjadi perang saudara.
Mungkin kalau gak pakai nama islam pasti udah dihancurkan sejak dulu, gara-gara uang dan jabatan kau lalaikan hatinuranimu.
ISLAM BERSATU TAK BISA DIKALAHKAN. -
YANG MENGAKU ISLAM/IMAN ...UJI DULU KE ISLAMANMU/IMANMU, SEBELUM MELIHAT KE ISLAMAN ORANG LAIN
30.01.2012, 01:26 WIB
Komentator: ARI ANGGOTA POLRIkenapa umat islam saling bertengkar. saya jadi kasihan orang orang itu yang mengaku islam, saya dulu juga pernah mendengar katanya mta radikal, katanya mta, sesat, katanya mta bikin resah katanya mta zina lebih baik dari tahlilan, katanya mta mengolok olok nu, dan saya penasaran dan mendengar langsung penceramah pak sukino, kajian lewat radio persada,selama 1 tahun mendengarkan mta itu, saya kok belum pernah mendengar yang di omongkan kebanyakan orang itu ya...malah saya jadi tertarik dan merasa tambah ilmu dan ketakwaan,.isinya juga enak di dengar.. saya tidak tahu kalo di wilayah wilayah ya,. sebaiknya sama sama islam kalo seperti itu malu...perlu di tanyakan ke islaman mu..mas mas..( saya bukan mta, muh atau nu.)......KALO HATI KITA BERSIH DATANGI BAIK BAIK APA MTA kalo tidak suka saling menghormati.. -
- tabayyun
30.01.2012, 00:19 WIB
Komentator: rudi hartonosaudara emka.....tambayyun dulu jangan sampai komentar anda jadi fitnah.
Sudah taukah anda tentang MTA?
MTA mengkaji Al Qur'an dan hadits yang shahih,semua yg dikatakan saefulah itu hanya fitnah belaka.tunjukan buktinya baru anda bicaraaaa.....jangan hanya dari mulut ke mulut lalu kau sebarkan dengan mulutmu.... -
- Mestinya yg dibubarkan penjudi pemabok
29.01.2012, 22:46 WIB
Komentator: PaijoSungguh aneh pengajian kok mau dibubarkan,knapa KRISTENISASI kau biarkan,penjudi pemabok kau biarkan,itu mungkin rasa dengki dihatimu,coba kau cermati dengan hati yang bersih isi pengajian diMTA,apa yg dikaji sesuai dgn qur an sunah/bukan,atau kamu cuma diperalat oleh orang lain saja,mendengar berita daan kamu gak mau tabayun, -
- Saling menghormati
29.01.2012, 22:37 WIB
Komentator: Aku anak islamBenarkah kudus kota yang ayem tentrem? Bagian mana dulu itu?
Kalau kamu cerdas bisa memahami kalimat ini " lanaa a'maluna wa lakum a'malukum" artikan sendiri katanya pinter...., -
- MTA memang meresahkan
29.01.2012, 21:34 WIB
Komentator: Emka ShofaMaaf beribu-ribu maaf,dg melihat dilapangan,memang dakwah MTA patut untuk dibubarkan.
-
sangat wajar bila dalam agama ada beda pendapat,selama dlm masalah furu. Tp entah kenapa MTA ini dlm dakwahnya ngawur. Terbukti banyaknya penolakan-penolakan disana/i.
-
kalau memang MTA itu baik,knp jg dalam dakwahnya menghantam aliran lain? Mereka tak segan2 mengatakan Syirik, Bidah, Kafir dll.
-
mbok yao dakwah itu spt WALISONGO,beliau2 terkenal dg mengislamkan orang kafir.namun beda lagi dg kaum puritan ini,mereka lebih senang mengumbar hawa nafsu dg kata-kata KAFIR, SYIRIK, BIDAH, KHUROFAT sesama Muslim yg tak sealiran.
-
sekali lagi,saya sangat setuju sekali dg penolakan itu -
pikiran kotor
29.01.2012, 21:10 WIB
Komentator: dupaknalar kurang, pikirane cupet, tindak tanduke kaya kutu kupret........mk banyak baca buku....pengetahuan biar tambah. jadi, kpl agar dingin kompres pakai es....sama2 muslim ...pengajian kok dibubarkan..... -
rasah di gagas
29.01.2012, 20:24 WIB
Komentator: cah ilikdi biar kan saja,ntar juga mati sendiri. -
wong pesisir utara jawa tengah
29.01.2012, 20:04 WIB
Komentator: sunanyang bilang mta radikal dan yg boleh ada hanya NU dan muhammadiyah adalah orang yang kolot -
Gunakan Hati Yang Jernih
29.01.2012, 19:59 WIB
Komentator: Hadi SatariKalau mau komentar gunakan hati yang jernih, jangan perturutkan hawa nafsu dan rasa kedengkian, jangan asal komentar, buktikan dulu kebenaran berita langsung dari sumbernya
hxxp://www.hadisatar i.com/2012/01/29/sejumlah-mass a-bubarkan-pengajian-mta-di-ku dus-benarkah-demikian/ -
jangan asal ngomong,tp ngomong itu perlu asal
29.01.2012, 19:58 WIB
Komentator: bambangbagi rekan2 di luar MTA,baik warga kudus atau di luar kudus,sebelum mevonis mta yg ktnya pernah bilang tahlil haram,tolong tunjukkan buktinya,krn slama sy ngaji ga pernah ada kata seperti itu,yg benar,tahlilan itu tdk diajarkan oleh rosul,dan rosul pun bersabda bila ibadah yg di buat2 selain yg diajarkan rosul itu bid'ah,dan bid'ah itu sesat,sesat itu jalan ke neraka.bila berkenan pd rekan2 datang sendiri ke solo ikuti pengjiannya setiap ahad pagi,atau buka www.mta-online,com.unggah mp3 jihad paginya,lalu dengarkan.....semoga alloh mengampuni dosa2 kita -
komentar org dari kudus
29.01.2012, 19:10 WIB
Komentator: nitisemitoSaya org kudus, jadi saya tahu sekali kondisi di lapangan, dari dulu kami ayem tentram karena cuma ada dari kami org NU dan Muhammadyah saja. walaupun saya bukan NU tpi sebagai warga Kudus saya sangat bersyukur dan mendukung tindakan preventif yg dilakukan oleh kelompok manapun, termasuk NU untuk membubarkan kaum radikal dari kota kami. Saya dan banyak org Kudus tdk ingin radikalisme seperti MTA ini TIDAK TUMBUH di Kudus. Mungkin mas2 atau mbak2 membiarkan Islam radikal tumbuh di kota penjenengan, tapi sekali lagi TIDAK di kota kami. Jadi mohon maaf rekan2 yg ngasih komentar sebelumnya, kalau tidak tau kondisi dilapangan jangan asal memberikan pendapat. -
Kurang Kerjaan
29.01.2012, 15:40 WIB
Komentator: Reza Muda AnggadilagaApa sudah begitu bejatkah moral kader NU? Membela kafir kristen dan membubarkan pengajian? Kacian deh lu mau2nya diperalat oleh kafir laknat. Coba tengok tuh kader seniornya (Lili Wahid) adiknya Gus Dur. Sudah tahu tempat itu tidak boleh dibangun Gereja (di Bogor-Yasmin)e..e dia datang sbg anggota DPR RI ke sana, ah cari sensasi murahan.
Melawan garis kebijakan parta*/mbalelo, merasa diri udah benar padahal cuma diperalat oleh kelompok lain. Kasihan PKB di tusuk dari belakang. Setahu saya Lili Wahid dan Effendi Choiri sdh direcall, kok masih ndak malu ya..masih cari pembenaran biar bertahan di DPR. Kalau ada penumpang yang naik parahu sambil membocorkan perahu itu.. bagaimana ya? bukankah lebih baik dia kita tunjang ke laut aja daripada ngebocorin perahu? -
- Bubarkan Semua
29.01.2012, 14:28 WIB
Komentator: nahdhiyiiiinKalau alasannya mengharamkan tahlilan berani gak ente membubarkan pengajian Muhammadiyah. Beraninya cuma sama anak kecil. Maluuu. !!!! -
mungkin sudah tidak ada penganut islam (perdamaian).......
29.01.2012, 14:22 WIB
Komentator: Musmainbegitulah NU, dimulut pendukung pluralisme, Pancasila, tapi tindakannya beda dengan omongan.... apakah ini ciri yang disebut munafiqin? Lha dulu dizaman orla siapa yang membunuhi mereka yang di cap PKI? tanpa diadili...? -
whydothis@yahoo.com
29.01.2012, 13:17 WIB
Komentator: whybiasanya kelompok pemuda NU biasanya menjaga gereja saat natal dan kebaktian tapi kini mereka membubarkan pengajian???? why do this??? -
- Nggak benar
29.01.2012, 12:48 WIB
Komentator: Wonk ndesooBagi kelompok yg membubarkan acara mta dikudus merasa membubarkan,pada hal ketika datang acara sudah mau ditutup.jangan sok,dan mta tidak mengkafir kan nu,yg benar saja klo ngomong,coba liat video anda pada saat itu? Pantaskah bagi seorang muslim seperti itu (na udzu billah min dzaalik) mudah2 segera sadar -
Toleransi
29.01.2012, 11:49 WIB
Komentator: GURU NGAJIBagi kelompok yang telah membubarkan pengajian adalah kelompok yg sering dikatakan ahlinya set*n / sesat / kafir oleh mereka yg dibubarkan. sehingga wajar untuk batas kemanusiaan yg hidup di negara Panccasila,
kelompok MTA apakah waktu mensesatkan kelompok NU itu juga sdh sesuai dengan Sunnah ?
Kelompok NU jangan sebentar-bentar bubarkan / hancurkan/bakar thd orang2 yg menentang mencemooh kalian -
Mohon maaf
29.01.2012, 11:00 WIB
Komentator: Said Aqil SirajPBNU Mohon maaf tidak sempat memperhatikan aspirasi di daerah karena kami sibuk nyari duit dan berbuat untuk mempertahankan SBY sampai 2014







