Rakyat Merdeka Online

Share |
PEMBATASAN BBM
Negara Disulap Jadi Antek Asing
Jum'at, 20 Januari 2012 , 12:31:00 WIB
Laporan: Ninding Julius Permana

MASHINTON PASARIBU/IST

  

RMOL. Organisasi sayap PDI Perjuangan, Relawan Perjuangan Demokrasi akan melakukan konsolidasi untuk melawan rencana pemerintah membatasi penggunaan BBM bersubsidi oleh rakyat. Kebijakan pemerintah itu kian menunjukkan wajah neoliberalisme yang menindas rakyat.

"Itu (kebijakan pembatasan BBM) bagian dari agenda neoliberal dan bertentangan dengan konstitusi. Neoliberalisasi di berbagai sektor harus ditentang," ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Repdem, Mashinton Pasaribu, kepada wartawan seusai acara diskusi bertajuk "Ada Asing di Balik Pembatasan Subsidi BBM" di Sekretariat Repdem, Jakarta Pusat, beberapa saat lalu (Jumat 20/1)

Menurut Mashinton, selama Susilo Bambang Yudhoyono berkuasa, negara hadir hanya untuk melegitimasi kepentingan asing dan membiarkan penjajahan secara ekonomi berlangsung sampai kronis. Karena penguasanya bersifat seperti itu, maka negara Indonesia pun berubah menjadi antek kapitalisme. Ketika dalam persoalan-persoalan kerakyatan, negara malah tidak hadir.

"Mereka tidak sadar bahwa rakyatlah yang memilih mereka jadi pemimpin," tambah Mashinton.[ald]


Baca juga:
Effendi Simbolon: Boediono dan Sri Mulyani Contoh Kapitalis yang Tampil Soft
Noorsy: Inilah Perintah dari Washington
PDIP Akan Melawan Pemerintah
Alasan Pemerintah Membatasi BBM Bersubsidi Terlalu Mengada-ada
Pembatasan BBM Bersubsidi Jadi Kado Pahit buat Rakyat

Komentar (18)

Nama
Judul
Komentar
  1. - Logikanya Perusahaan Migas Asing yang Untung pertama (mungkin kedua, ketiga, dstnya juga tambah di untungkan)
    23.01.2012, 09:06 WIB
    Komentator: Denny
    Lebih dari 220jt rakyat Indonesia makan bensin,solar minyak tanah dlsbnya. 220 jt orang adalah jumlah yang sangat banyak, sehingga BB dan Facebook bisa hidup dan mematikan friendster begitu org2 Indonesia migrasi ke Facebook. Apalagi Shell, Exxon, Chevron, Total, Conoco dll, yang sudah mempunyai modal dan teknologi luar biasa besar. Pada saat tahun 98 mereka berhasil membubarkan monopoli Pertamina, yang selama ini membatasi ruang gerak mereka. Cadangan tinggal 10 tahun lagi mungkin itu hanya untuk cadangan Pertamina saja, karena ga punya modal besar (selalu di perah pemerintah) dan belum memiliki teknologi (alat2 yang harganya ga murah). Sudah pasti mereka (asing) untung, karena penyelundup BBM dari Indonesia berkurang (karena ga ada bbm murah lagi), mereka akan segera menghidupkan tambang2 mereka yang banyak di buat mati suri, membangun pengilangan minyak karena sudah bisa mengurangi kerugian dengan bisa membuat spbu2 di Indonesia tanpa harus menjual bbm subsidi.
  2. Apa yang salah
    21.01.2012, 09:11 WIB
    Komentator: wiguna
    Karena membatasi BBM bersubsidi jadi dianggap neolib? Padahal kalau tidak dibatasi, yang menikmati subsidi itu orang kaya, pengusaha dan penguasa. Sekarang dibatasi penggunaan BBM bersubsisi, untuk mengurangi subsidinya, agar tidak membebani negara dan bisa dialokasi untuk keperluan rakyat, kok anda berkoar ini kepentingan asing, padahal subsidi agar bisa lebih dinikmati oleh rakyat yang tidak menikmati subsidi BBM, karena mereka tidak pernah beli BBM. Jadi ini pro rakyat kok kenapa disebut neolib? Apa mungkin logika berpikir anda yang sudah kacau.
    Dulu ketika China beli gas, dijual dengan harga murah, yang akibat kerugiannya terasa sampai sekarang, itu perbuatan siapa? Apa karena dijual ke China, jadi disebut pro rakyat (China) hingga bukan neolib.
    Kacau sekali logika kamu.
  3. - AMERIKA "BANDIT"
    21.01.2012, 01:56 WIB
    Komentator: NARSIS
    "Ini perintah dari Washington (Amerika Serikat), bagaimana persoalan Pertamina diatur, bagaimana persoalan PLN diatur. Washington menghajar habis Indonesia dalam sebuah dokumen unclassified," terangnya.

    Bahkan dia ketahui bahwa dokumen tersebut langsung menembak pemerintah Indonesia lewat kedutaan besar AS. Dokumen tersebut merupakan sebuah proyek besar sehingga melibatkan banyak lembaga masyarakat dan sekitar 30 tokoh nasional.

    "Sesungguhny a kita ini sedang diintervensi terbuka oleh Amerika Serikat, kita saja yang mau dibodoh-bodohi. Para pejabat yang bersedia diintervensi," ungkap Noorsy.

    Dia pun menambahkan, "Berulangkali saya bicara di berbagai media dan diskusi, selamat berkonflik sosial ketika Anda bekerja sebagai neoliberal."
  4. - ♈â♌ğ ƍäª' ngerti siapa..?
    21.01.2012, 01:41 WIB
    Komentator: Paduka
    Bro..! Kalian ♈â♌ğ ngerti soal BBM, kalian ♈â♌ğ Pro Neolib, Pro Nekolib..! Salut dech...' Coba lu tanyain sama ♈â♌ğ memang betul" ngerti, kasihan loe...koar-koar disini tapi ƍäª jga, ngerti, bkan Sok pinter Ɣå媪 , emank loe ƍäª. Ngerti Soal Neolib & Nekolib, jadi percuma ngomong nya, ♈â♌ğ gwe ƍäª habis Pikir, koq...anak bangsa kayak loe ƍäª mau belajar dari persoalan ♈â♌ğ kyk beginian, Alloooow....cpe dech'..:(
  5. SBY dimana kau
    20.01.2012, 20:17 WIB
    Komentator: MARKUWAT ANAK WANITA JALANG
    hati nuraninya tertiduuuuur pulas,mata hatinya gelap,,,
  6. - Sy ditarget: hrs lakukan Pertamax. sy hutang budi kpd Kapitalis, jasanya bnyk menangkan Pemilu.
    20.01.2012, 19:14 WIB
    Komentator: ES BEYE
    AS adalah negara kedua, jadi sy pelu bela mati2an daripada sy di matiin, yang makai BBM bersubsidi orang Indonesia, aoa hubungannya?.

    ((( Youtube )))

    Gulingkan SBY
  7. PDIP ga laku lagi apa lagi liat simoncong Mashetan P
    20.01.2012, 18:30 WIB
    Komentator: Mashetan
    be*o juga si Mashetan Pasaribu modal moncong lu banyak bacot.... belajar ekonomi ga siih....cuma taunya neolib2 dasar pelacur2 politik .... goblok
  8. KEBIJAKAN PEMERINTAH SBY LEBIH PRO KAUM KAPITALIS DAN GOLONGAN KAYA
    20.01.2012, 17:08 WIB
    Komentator: RAKYAT
    KEBIJAKAN PEMERINTAH SBY LEBIH PRO KAUM KAPITALIS DAN GOLONGAN KAYA

    JIKA KEBIJAKAN PEMBATASAN PREMIUM MENJADI PERTAMAX INI MERUGIKAN RAKYAT MENEGAH BAWAH KARENA DAMPAK KENAIK 100% HARGA PREMIUM KE PERTAMAK AKAN MENJADIKAN IFLASI HARGA TRANSPORT LOGISTIK, HARGA POKOK BARANG, BAGUNGAN, LISTRIK DAN LAINNYA AKAN SONTAK NAIK SEKITAR 70% KENAIKNYA.

    KEBIJAKAN INI SANGAT MENGUNTUNGKAN KAUM KAYA, SEHARUSNYA UNTUK MENUTUP DEFISIT APBN 2012 DENGAN:

    1. KENAIKAN PAJAK PERUSAHAAN JIKA LABA DIATAS RP 5 MILYAR TARIF 30% DAN DIATAS RP 15 MILYAR TARIF 35%

    2. KENAIKAN PAJAK PERORANGAN PENGHASILAN SETAHUN PKP DIATAS RP 500 JUTA KENA TARIF 35%

    3. KENAIKAN PAJAK JUAL BELI PROPERTY NILAI DIATAS RP 3 MILYAR KENAKN TARIF 10%

    4. KENAIKAN PAJAK KENDARAAN 2000 CC KENAIKAN 25% DARI TARIF SAAT INI.

    5. KENDARAAN 2000 CC KEATAS HARUS PAKAI NON PREMIUM TIDAK TERMASUK KENDARAAN LOGISTIK

    6. KENAIKAN PAJAK PPN ATAS BARANG MEWAH MENJADI 20% DARI 10%

    7. KENAKAN PAJAK KAMAR VIP KEATAS DI RUMAH SAKIT SEBESAR 10%, TIDAK TERMASUK OBAT DAN DOKTER

    8. KENAKAN PAJAK HASIL TAMBANG SUMBER ALAM JIKA DIEKSPOR PPN SEBESAR 15%
  9. Siapa yang dimaksud asing...? Kok baru sekarang sih berkoarnya....?
    20.01.2012, 17:07 WIB
    Komentator: Rahmat
    Karena membatasi BBM bersubsidi jadi dianggap neolib? Padahal kalau tidak dibatasi, yang menikmati subsidi itu orang kaya, pengusaha dan penguasa. Sekarang dibatasi penggunaan BBM bersubsisi, untuk mengurangi subsidinya, agar tidak membebani negara dan bisa dialokasi untuk keperluan rakyat, kok anda berkoar ini kepentingan asing, padahal subsidi agar bisa lebih dinikmati oleh rakyat yang tidak menikmati subsidi BBM, karena mereka tidak pernah beli BBM. Jadi ini pro rakyat kok kenapa disebut neolib? Apa mungkin logika berpikir anda yang sudah kacau.
    Dulu ketika China beli gas, dijual dengan harga murah, yang akibat kerugiannya terasa sampai sekarang, itu perbuatan siapa? Apa karena dijual ke China, jadi disebut pro rakyat (China) hingga bukan neolib.
    Kacau sekali logika kamu.
  10. Siapa yang dimaksud asing...? Kok baru sekarang sih berkoarnya....?
    20.01.2012, 17:07 WIB
    Komentator: Rahmat
    Karena membatasi BBM bersubsidi jadi dianggap neolib? Padahal kalau tidak dibatasi, yang menikmati subsidi itu orang kaya, pengusaha dan penguasa. Sekarang dibatasi penggunaan BBM bersubsisi, untuk mengurangi subsidinya, agar tidak membebani negara dan bisa dialokasi untuk keperluan rakyat, kok anda berkoar ini kepentingan asing, padahal subsidi agar bisa lebih dinikmati oleh rakyat yang tidak menikmati subsidi BBM, karena mereka tidak pernah beli BBM. Jadi ini pro rakyat kok kenapa disebut neolib? Apa mungkin logika berpikir anda yang sudah kacau.
    Dulu ketika China beli gas, dijual dengan harga murah, yang akibat kerugiannya terasa sampai sekarang, itu perbuatan siapa? Apa karena dijual ke China, jadi disebut pro rakyat (China) hingga bukan neolib.
    Kacau sekali logika kamu.
  11. BBM Indonesia dan SBY
    20.01.2012, 16:02 WIB
    Komentator: Arumdati
    Gak ada hubungan dengan siapa presiden RI, tapi ini demi rakyat semata....

    Demokrat berusaha memoles kesan demokratis dan modern...tapi itu usaha yang konyol....hahaha (pelajaran buat parta* lain) Keputusan tentang BBM ini salah satunya....yang bisa di manfaatkan untuk rakyat dalam jangka panjang
  12. - Mari belajar berhitung.Siapakah yg banyak dapat subsidi BBM?
    20.01.2012, 14:33 WIB
    Komentator: TONAAS
    Petani membeli 10l/ bln,penguasa 50l/hari, ,pengusaha 100/hari.Siapah yg banyak menerima subsidi BBM anak2. Tentu yg banyak membeli BBM.Siapakah yg Anda bela??
  13. HIDUP SBY BUDIONO !!!
    20.01.2012, 13:55 WIB
    Komentator: MARKONAH
    Cuma orang B E G O yg BENCI SBY/BUDIONO. Coba kalian semua bisa gak jadi Presiden...? Weeee...
  14. Kenyataan VS Keinginan
    20.01.2012, 13:24 WIB
    Komentator: Arumdati
    hxxp://bisniskeuangan.kompas.c om/read/2010/02/01/2001197/Cad angan.Minyak.Indonesia.Tinggal .10.Tahun

    Cadangan Minyak Indonesia Tinggal 10 Tahun

    hxxp://www.metrotvnews. com/metromain/newsvideo/2011/0 2/14/122461/Cadangan-Minyak-Bu mi-Indonesia-Tinggal-12-Tahun/ 23

    Cadangan Minyak Bumi Indonesia Tinggal 12 Tahun
    Bisnis Hari Ini / Ekonomi - / Senin, 14 Februari 2011 15:30 WIB


    silahkan pilih...menghadapi kenyataan...atau mengurung diri dalam keinginan

    Demokrasi tidak sedangkal mengekor apa saja yang sedang populer di masyrakat
  15. - bbm
    20.01.2012, 13:18 WIB
    Komentator: agus
    Yg jelas budiono ama taufik kimas titipan dari pdi jadi omong kosong apa lagi . . .
  16. dasarnya apa
    20.01.2012, 13:11 WIB
    Komentator: maryadi
    bener2 tidak masuk akal, ko bisa bilang 'negara disulap jadi antek asing' dasarnya apa ? sembarangan kalao ngomong sampaian mentang-mentang oposisi.
  17. Repdem singkatan opo to? Deme Repot apa Repot kok Demen banget?
    20.01.2012, 13:05 WIB
    Komentator: cogito
    MO HEMAT BBM apa MO MENAIKKAN HARGA BBM Mat? Lu pilih mana?
  18. MEGAWATI = SBY = 'ANTEK' ASING = REPDEM
    20.01.2012, 12:53 WIB
    Komentator: RAKYAT
    UU MIGAS DISAHKAN JAMAN MEGA KUASA...???
    SPBU AMERIKA SHELL BUKA DI INDONESIA.....
    UTANG NEGARA BENGKAK JAMAN SBY.....????
    MOBIL-MOBIL AMERIKA FORD DAN CHEVROLET DI 'BORONG' POLISI DAN INSTANSI PEMERINTAH.........???
    MOBIL-M OBIL JEPANG DIBORONG PNS GELONTORAN UTANG JEPANG...
    MUMET...KABEH..JANGA N SOK SUCI....
    MAKAN TUH UANG UTANG..BIKIN SENGSARA RAKYAT.......

Membumikan Bahasa Langit

Istilah Saham Tak Akan Ubah Identitas Koperasi


Kalau Rapat Tak Perlu Lagi Makanan Kecil...



Fir’aun (dan Piramid)




 

Di Kandang, Banteng Chicago Patahkan Hawks

Tuan rumah Chicago Bulls kem­bali menunjukan eksistensi­nya sebagai tim ...

 

Petrov Kembali Turun Gunung

Pebalap Rusia, Vitaly Pet­rov akhirnya bisa kembali ke lin­tasan setelah ...

 

Tugas Terakhir Boas?

Napoli sangat percaya diri jelang pertandingan lawan raksasa Liga Premier, ...

 

Poin Terindah Jared

Phoenix Suns berhasil bangkit dari keterpurukan di empat laga terakhir. Ta ...