Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
PEMBATASAN BBM BERSUBSIDI
PKS Ingatkan Pemerintah Tak Ambil Kebijakan yang Tambal Sulam
Senin, 16 Januari 2012 , 14:14:00 WIB
Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi

ILUSTRASI/IST

  

RMOL. Pemerintah harus segera mengambil sikap tegas terkait kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM), apakah akan melalui konversi BBM ke BBG dan atau melalui kebijakan harga BBM yang dilakukan secara komprehensif. Hal ini penting sebab sudah beberapa kali pemerintah mengalami kuota subsidi BBM yang berlebih.

Kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 16/1), anggota Komisi Energi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani, mengatakan bahwa peningkatan konsumsi BBM oleh mobil ini dikarenakan jumlah mobil yang terus meningkat di tengah keterbatasan jalan, sehingga menimbulkan kemacetan. Kemacetan demi kemacetan ini sudah dipastikan menghabiskan dan meningkatkan penggunaan BBM yang terbuang percuma begitu saja.

Artinya, lanjut Mardani, pemborosan penggunaan BBM sangat terkait juga dengan masalah ketersediaan infrastruktur jalan dan pertumbuhan mobil. Sehingga, solusi utamanya adalah bagaimana menambah jalan atau memperbaiki insfrastruktur jalan, atau diversifikasi moda transportasi dan juga mengendalikan pertumbuhan mobil.

"Pembatasan penggunaan BBM melalui konversi BBM ke BBG adalah solusi sekunder dari masalah utama melonjaknya penggunaan BBM ini," tegas Mardani.

Bila pemerintah tetap bertekad melaksanakan kebijakan pembatasan BBM melalui konversi BBM ke BBG untuk mobil dinas dan pribadi karena mendasarkan diri pada UU APBN 2012, lanjut Mardani, maka PKS juga meminta pemerintah untuk mengambil kebijakan secara komprehensif dan tuntas. Artinya, pemerintah membuat blueprint perbaikan insfrastruktur jalan dan pengendalian pertumbuhan mobil, termasuk perbaikan sistem transportasi umum dan diversifikasi moda transportasi.

"Dengan demikian, kebijakan yang diambil pemerintah tidak tambal sulam dan sektoral, tapi komprehensif, sehingga aktivitas ekonomi bisa berjalan secara efektif dan efisien," demikian Mardani. [ysa]


Baca juga:
Pembatasan BBM Bersubsidi Cuma Akal-akalan Pemerintah!
Terbukti Pemerintah SBY Tak Mampu Mengelola Sumber Migas
PKS: Pemerintah Jangan Sembrono
Kurtubi: Indonesia Terburuk dalam Pengelolaan SDA
Kurtubi: Kekayaan Alam Kita Alami Salah Urus

Komentar (3)

Nama
Judul
Komentar
  1. KADER PKS HARUS BERMORAL TINGGALKAN SIFAT MUNAFIK KALIAN
    16.01.2012, 16:56 WIB
    Komentator: IRIANSYAH
    SAYA MENGINGATKAN PKS UNTUK MENDIDIK KADER2NYA AGAR TIDAK MENONTON FILM PORNO, DOSA! SAATNYA KEMUNAFIKAN KALIAN DIAKHIRI! INTINYA TAUBAT!
  2. Jangan hanya menyalahkan
    16.01.2012, 15:03 WIB
    Komentator: deni
    Anggota dewan kalau merasa terpojok mulai menyalahkan pemerintahan. Bukannya berkaca pada dirinya sendiri di parlemen malah menyalahkan pemerintahan dengan kritik2an yg tidak jelas. Jangan hanya mengkritik atau menganggap masalah dalam kebijakan pemerintah, tetapi juga memberikan solusi yg tepat dan benar. Ini malah menyalahkan pengguna kendaraan alias rakyat. Yg menimbulkan pro dan kontra pembatasan BBM subsidi ini kan anggota dewan juga, kenapa tidak menyatukan visi dulu baru mengajukan pendapat.
  3. kebijakan
    16.01.2012, 14:27 WIB
    Komentator: erni
    apa dengan kebijakan konversi BBM ke BBG yakin jakarta akan mengurangi kemacetan.apa dengan pelebaran jalan juga satu sousi yang baik.pemerintah harus lebih tegas dalam mengambil kebijakan,jangan sampai kebijakan itu malah memberatkan masyarakat bukan memberi solusi.....

Wow, Putin Balik Maning!

Iwak Peyek Pun Tidak Menolong Tebu


Kabinet Indonesia Berduka


Merencanakan Keuangan Untuk Liburan



 

Lupakan Tragedi 2008

Jelang duel final Liga Champions lawan tuan rumah Bayern Muenchen di Allian ...

 

Spanyol Incar Juara Beruntun 3 Kompetisi Akbar

Tim Matador, julukan Spanyol memiliki misi khusus pada Euro 2012, Juni, men ...

 

Rossi Ngarep Bawa Aspal Le Mans

Meski performa motornya beĀ­lum sempurna, Valentino Rossi masih mempunyai h ...

 

Dipecat Liverpool, Dalglish Legowo

Karier kepelatihan Kenny Dalglish bersama Liverpool harus berakhir tragis. ...