Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Mansyur Pangeran: Pengalaman Pahit Jadi TKW Harus Dijadikan Pelajaran Berharga
Kamis, 22 Desember 2011 , 13:31:00 WIB
Laporan: A. Supardi Adiwidjaya

MANSYUR/IST

  

RMOL. Pengalaman pahit selama menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri, harus dijadikan pelajaran berharga. Apalagi bagi TKW yang sempat bermasalah, pengalaman pahit ini harus dijadikan bahan pertimbangan bila mau bekerja ke luar negeri.

"Sering terjadi bahwa kenyataan yang dihadapi tidak sesuai dengan harapan sebelumnya. Walaupun sebagian dari mereka sebelumnya pernah bekerja tanpa masalah sebagai PLRT di negara lainnya, akan tetapi tidak ada jaminan bagi mereka akan selalu lancar bekerja tanpa masalah di negara baru yang lainnya," kata Konsul Jenderal RI Dubai, Mansyur Pangeran, saat memulangkan 8 TKW bermasalah ke Indonesia di Dubai (Rabu, 21/12).

Mansyur menyarankan pihak yang mau mencari pekerjaan ke luar negeri, sebaiknya mengurungkan niat dan lebih baik mencari pekerjaan di dalam negeri. Mansyur pun meminta pengalaman pahit yang dialami 8 TKW ini juga disampaikan kepada para saudara, kerabat atau teman di kampung halaman untuk menjadi pelajaran bagi mereka.

"Sampaikan secara  jujur apa adanya, fakta sebenarnya, sekiranya ada pihak tertentu di tanah air yang mencoba mencari tahu mengenai pengalaman bekerja di luar negeri," kata Mansur
 
Mansyur menambahkan bahwa KJRI Dubai senantiasa berupaya untuk melaksanakan Sistem Pelayanan Warga (Citizen Service) yang berpedoman kepada pelayanan dan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) yang bersifat cepat, tepat, murah, ramah, memuaskan, terbuka dan bertanggung jawab. Hal ini termasuk juga pelayanan dan bantuan kepada para TKW bermasalah.

"Selama menjalani proses penyelesaian hukum dan administrasi dengan otoritas terkait (Kantor imigrasi, kepolisian, pengadilan, agen penyalur tenaga kerja lokal dan majikan) para TKW-B tersebut menghuni penampungan sementara di KJRI Dubai. Proses penyelesaian hukum tersebut sepenuhnya di bawah bantuan dan mediasi KJRI Dubai," demikian Mansyur. [ysa]


Baca juga:
Jelang Akhir Tahun, KJRI Dubai Kembali Pulangkan TKW Bermasalah ke Indonesia
Gerakan BMI Seakan Menampar Pemerintah SBY-Boediono
Pengiriman TKI Ke Yordania Distop untuk Selamanya
Tak Cukup Hanya Pidato, Presiden harus Ratifikasi Konvensi ILO
Stop Pidato, Saatnya SBY Beraksi Nyata Lindungi TKI yang Terancam Hukuman Mati

Komentar (0)

Nama
Judul
Komentar

Wow, Putin Balik Maning!

Iwak Peyek Pun Tidak Menolong Tebu


Kabinet Indonesia Berduka


Merencanakan Keuangan Untuk Liburan



 

Lupakan Tragedi 2008

Jelang duel final Liga Champions lawan tuan rumah Bayern Muenchen di Allian ...

 

Spanyol Incar Juara Beruntun 3 Kompetisi Akbar

Tim Matador, julukan Spanyol memiliki misi khusus pada Euro 2012, Juni, men ...

 

Rossi Ngarep Bawa Aspal Le Mans

Meski performa motornya beĀ­lum sempurna, Valentino Rossi masih mempunyai h ...

 

Dipecat Liverpool, Dalglish Legowo

Karier kepelatihan Kenny Dalglish bersama Liverpool harus berakhir tragis. ...