Gerakan BMI Seakan Menampar Pemerintah SBY-Boediono
Selasa, 20 Desember 2011 , 11:13:00 WIB
![]() SBY-BOEDIONO/IST |
RMOL. Lia Binti Sanali, TKW asal Tegal yang bekerja di Arab Saudi dan menderita penyakit gagal ginjal terus mendapatkan bantuan.
Sayang, pihak yang membantu Lia ini bukan pemerintah, melainkan relawan dari Buruh Migran Indonesia (BMI). Bahkan bantuan dana juga datang dari warga Arab Saudi sendiri. Di antaranya pensiunan Jenderal Angkatan Laut Arab Saudi, Mustofa Bin Muhammad Abdullah Attayip dan Ayu Karisma Suhanda Al Badr.
Bantuan ini pun mendapat apresiasi dari Ketua PDI Perjuangan Korwil Arab Saudi, Sharief Rachmat, yang selama ini juga terlibat dalam membela Lia.
"Tindakan dan bantuan teman-teman relawan suatu bentuk tamparan bagi pemerintah SBY-Boediono, sekaligus kita semua yang sering kali hanya bisa omdo (omong doang). Kalau masih punya hati, pemerintah harusnya malu atas gerakan yang telah dilakukan teman-teman relawan," kata Sharief, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 20/12)
"Seharusnya kita malu, bangsa lain dengan senang hati membantu dan sedangkan yang sesama bangsa sendiri malah sebaliknya. Sebaiknya pemerintah berterima kasih kepada relawan-relawan tersebut karena telah membantu. Mereka tidak digaji tetapi mereka dengan tulus berkorban demi memperjuangkan rekan seperjuangannya sesama TKI," demikian Sharief. [ysa]


- bangsaku,kasihan





