Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Ditanya Soal Penangkapan Aulia Pohan, Djoko Suyanto Tertutup
Jum'at, 16 Desember 2011 , 19:19:00 WIB
Laporan: Eidi Krina Sembiring

AULIA POHAN/IST

  

RMOL. Besan Presiden SBY, Aulia Pohan, dikabarkan ditangkap kepolisian di Swiss pekan lalu. Isunya, penangkapan mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia itu akibat keterlibatan dia dalam praktik pencucian uang.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto tidak mengiyakan maupun membantah informasi tersebut.

"Info dari siapa?" Djoko balik bertanya kepada wartawan ketika diwawancara di komplek Istana Negara, Jakarta, beberapa saat lalu (Jumat, 16/12).

"Kalau bicara sama Menkopolhukam jangan dari info yang beredar, harus dari si A, baru saya tanya si A. Saya tidak mau konfirmasi kalau tidak ada sumber yang tepat," imbuh Djoko.

Ketika wartawan mengatakan info itu didapat dari politisi senior Permadi, Djoko malah meminta wartawan menanyakannya langsung ke mantan politisi PDI Perjuangan itu.

"Tanya Permadi. Saya tidak mau respons, tanya saja sumber itu," singkatnya.

Kala dihubungi Rakyat Merdeka Online tadi malam, Permadi mengungkapkan kabar penangkapan ayah Annisa Pohan itu didapatkan sejak sepekan lalu melalui pesan singkat yang dikirim seseorang ke telepon seluler miliknya.

"Aulia Pohan ditangkap di Swiss," kata Permadi membaca ulang isi pesan singkat (SMS) yang diterimanya itu.

Saat ditanya siapakah yang mengirim pesan itu, Permadi mengaku tidak tahu.

"Aku nomornya enggak kenal juga," timpal Permadi.

Sumber di KBRI di Bern, Swiss, kepada Rakyat Merdeka Online mengatakan, pihaknya sudah menghubungi Kementerian Luar Negeri Swiss untuk mendapatkan penjelasan mengenai kabar tersebut. Tapi pemerintah Swiss tidak mau memberikan penjelasan.

Kemenlu Swiss beralasan, tak bisa memberikan konfirmasi atau mengkomunikasikan ihwal kebenaran "penangkapan Aulia Pohan" karena menghormati Wina Convention 1963 tentang Kekonsuleran.

Kovenan itu menyebut, jika tidak diminta oleh yang berkepentingan, pihak negara tempat kejadian perkara tidak bisa mengkomunikasikan hal-hal yang menimpa seseorang di negara itu kepada pihak perwakilan negara dimana orang tersebut menjadi warga negara.

Kabar penangkapan itu sendiri sudah dibantah oleh kerabat dekatnya, Dino Tribrata, ketika dihubungi tadi malam.

"Jumat kemarin saya dan abang iparnya ketemu Om AP (Aulia Pohan). Sekarang Om AP ada di Jakarta kok," terang Dino.

Dino memastikan, Aulia Pohan tidak pergi ke Swiss selama pekan lalu.

Pertengahan Juli 2009 lalu, Aulia Pohan divonis 4 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Ayah Anisa Pohan, istri Agus Harimurti Yudhoyono itu, terbukti bersalah dalam aliran dana Yayasan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (YLPPI).

Selain pidana penjara, dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Tipikor juga menjatuhkan denda sebesar Rp 200 juta, subsider 6 bulan penjara.

13 bulan setelah vonis, Aulia Pohan kemudian mendapatkan bebas bersyarat dari Kementerian Hukum dan HAM.[ald]


Baca juga:
"Om Aulia Pohan Ada di Jakarta Kok"
Kabar Penangkapan Aulia Pohan Belum Jelas
Besan SBY, Aulia Pohan Ditangkap di Swiss?
Yusril Dukung Marzuki, Aulia Pohan Bukan Koruptor

Komentar (2)

Nama
Judul
Komentar
  1. isu2
    16.12.2011, 22:18 WIB
    Komentator: alihan
    Bung Permadi kena tipu jangan2 SMS itu sengaja di karang, agar bisa mengalihkan isu2.
  2. NTAR LAGI JG BESAN NYUSUL
    16.12.2011, 21:09 WIB
    Komentator: MOKONINGGO
    NTAR JG NYUSUL BILA KASUS CENTURY MULAI DISIDIK ...TOLONG WASPADAI BUSYRO YG ANTEK DEMOKRAT DAN KACUNG SBY HATI2 SAJA TINDAK TANDUK DIA BIAR TDK JADI PAGAR MAKAN TANAMAN

Wow, Putin Balik Maning!

Iwak Peyek Pun Tidak Menolong Tebu


Kabinet Indonesia Berduka


Merencanakan Keuangan Untuk Liburan



 

Lupakan Tragedi 2008

Jelang duel final Liga Champions lawan tuan rumah Bayern Muenchen di Allian ...

 

Spanyol Incar Juara Beruntun 3 Kompetisi Akbar

Tim Matador, julukan Spanyol memiliki misi khusus pada Euro 2012, Juni, men ...

 

Rossi Ngarep Bawa Aspal Le Mans

Meski performa motornya beĀ­lum sempurna, Valentino Rossi masih mempunyai h ...

 

Dipecat Liverpool, Dalglish Legowo

Karier kepelatihan Kenny Dalglish bersama Liverpool harus berakhir tragis. ...