Kamis, 10 November 2011 , 16:32:00 WIB
![]() ILUSTRASI/IST |
RMOL. Sumber daya alam Indonesia benar-benar dikuasai oleh berbagai perusahaan asing.
"Benteng utama kekuatan asing perampas kekayaan dan kedaulatan Indonesia yang harus dijebol adalah praktek eksploitasi PT Freeport di tanah Papua," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Masinton Pasaribu, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 10/11).
Karena itulah, sore ini, bertepatan dengan Hari Pahlawan, Repdem dan berbagai elemen pergerakan menggelar aksi damai di Kantor PT Freeport di Jakarta, Gedung Plaza 89, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Adapun elemen yang tergabung dalam elemen ini, diantaranya Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi, Front Mahasiswa Nasional, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Petisi 28, Pemuda Kebangsaan, Partai Rakyat Demokratik, Solidaritas untuk Pejuangan Buruh Freeport, dan lain-lain.
Masinton menegaskan bahwa mengusir Freeport merupakan kunci utama yang harus dibuka untuk menasionalisasi seluruh aset-kekayaan Indonesia yang dikuasai asing, seperti Chevron, Exxon, Total, Shell, Newmont, CNOOC, dan lain-lain.
"Kita mendesak pemerintah SBY-Boediono untuk menasionalisasi perusahaan asing di Indonesia, menghentikan kekerasan negara di tanah Papua, dan memenuhi tuntutan kenaikan upah buruh PT Freepot 7,5 dolar AS per jam," demikian Masinton. [ysa]








