Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Mantan Mensesneg: Freeport Sponsor Sparatisme di Papua
Sabtu, 29 Oktober 2011 , 15:37:00 WIB
Laporan: Ihsan Dalimunthe

BONDAN G/IST
  

RMOL. Gerakan sparatisme tidak bisa dilepaskan dari kepentingan asing. Asing-lah yang bermain di balik gerakan-gerakan sparatisme yang muncul di berbagai kawasan di tanah air.

Demikian disampaikan Bondan Gunawan. Dalam catatan Mensesneg era Presiden Gus Dur ini,  Gerakan Aceh Merdeka (GAM) misalnya, mendapat biaya operasional dari mobil oil.
 
Bagaimana dengan Papua?

"Jelas, siapa lagi jika bukan Freeport," sebut Bondan kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Sabtu, 29/10).

Bondan lalu memberi contoh lain. Gerakan demonstrasi anti Moammar Khadafi di Libya sampai mampu menggulingkannya tak lepas dari provokasi NATO. Kepentingannya, untuk menguasai minyak Libya.

Kepentingan untuk menguasai emas di Papua-lah, lanjut Bondan, kepentingan utama asing mensponsori gerakan-gerakan sparatisme di sana.

Pemerintah dalam hemat Bondan, tak melakukan apa-apa. Sikap tak mau berupaya mengamankan lahan-lahan emas dan mengolanya sendiri merupakan sikap salah yang dilakukan Pemerintah.
 
"Pemerintah cuma mau enak saja, padahal rakyat akhirnya yang terlantar," demkian Bondan.[dem]


Baca juga:
Uang Makan Freeport untuk Aparat Keamanan Pengaruhi Gejolak Papua
Peneliti LIPI: Pemerintah Tidak Pernah Serius Urus Papua
Istana: Papua Selalu di Hati Presiden
Orang Papua Bosan Dicurigai Pusat
Jenderal Timur Benarkan Anak Buahnya Terima Uang Makan dari Freeport


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Maria Eva, Sudah Dihamili Eks Pejabat Pare-Pare

Maria kaget umur 35 tahun masih bisa hamil. Tidak tahu apakah istri pertam ...

 

Dul Cemas Menanti Vonis

Terdakwa AQJ alias Dul telah menjalani enam kali persidangan dalam kasus k ...

 

Luna Maya, Rajin Rawat Organ Intim

Wanita itu idealnya cantik luar-dalam. Merawat paras yang terlihat sama pe ...

 

Lindsay Lohan, Bikin Berang ELLE Indonesia

Lilo kembali berulah. Dan kali ini ia bermasalah dengan pihak majalah ELLE ...


Berita Populer

Anggapan Jokowi Capres Boneka Semakin Tak Terbantahkan
Gerindra Tertawakan Alasan Jokowi ke PBNU
Jokowi Lawan Prabowo, Fakta Ironis Sekaligus Tragis