FILM NABI MUHAMMAD

Google Tolak Permintaan AS Cabut Film The Innocence of Muslim

Dunia  MINGGU, 16 SEPTEMBER 2012 , 10:42:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Google Tolak Permintaan AS Cabut Film <i>The Innocence of Muslim</i>

lambang google/ist

RMOL. Google menolak permintaan Pemerintah Amerika Serikat untuk mempertimbangkan kembali keputusan Google yang tetap memasang klip video The Innocence of Muslims. Pasalnya, film itu telah memicu gelombang protes anti AS di Timur Tengah dan negara muslim lainnya.

Pejabat-pejabat Gedung Putih pada hari Jumat (14/9) telah meminta Google agar mempertimbangkan kembali apakah video tersebut melanggar ketentuan YouTube atau tidak.

Google mengatakan, mereka telah memutuskan bahwa video tersebut tidak melanggar terms of service soal pidato kebencian (hate speech). Alasannya, video tersebut ditujukan pada Islam sebagai agama bukan kepada orang yang menganutnya. Demikian sebagaimana diberitakan AP (Minggu, 16/9).

Dengan alasan tersebut, Google hanya memilih untuk membatasi akses klip tersebut guna mematuhi hukum negara setempat, ketimbang menanggapi tekanan politik politik yang ada.

Hingga saat ini perusahaan internet terbesar di dunia itu hanya menyensor video tersebut di India dan Indonesia setelah memblokirnya pada hari Rabu (12/9), di Mesir dan Libya, di mana kedutaan-kedutaan besar Amerika diserbu demonstran yang marah atas penggambaran Nabi Muhammad sebagai penipu dan hidung belang.[ian]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Rizal Ramli Puji Pernikahan Kahiyang Bobby

Rizal Ramli Puji Pernikahan Kahiyang Bobby

, 09 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Gali Sejarah Perjuangan Bangsa

Gali Sejarah Perjuangan Bangsa

, 08 NOVEMBER 2017 , 04:16:00

Macet Mengular

Macet Mengular

, 08 NOVEMBER 2017 , 07:42:00

Redaksi Bareng Panglima TNI

Redaksi Bareng Panglima TNI

, 09 NOVEMBER 2017 , 17:45:00