Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Dokter Belum Prioritaskan Nilai Spiritual Tangani Pasien
Minggu, 22 Januari 2012 , 08:23:00 WIB

ILUSTRASI/IST
  

RMOL.Peran seorang dokter maupun perawat dalam menangani pasien tak hanya sebatas secara fisik. Berdasarkan hasil penelitian di Amerika, penanganan secara psikis (jiwa) dan spiritual merupakan faktor penting dalam penyembuhan pasien.

Sekretaris Jenderal Indo­nesia Neuroscience Society (INS) Taufiq Pasiak mengatakan, spi­ritualitas dalam menangani ke­sembuhan pasien adalah hal yang sangat penting.

Memasukkan nilai spiritualitas dalam pelayanan medis di Indo­nesia untuk saat ini, menurut dia, memang belum maksimal bah­kan cenderung tak begitu pen­ting. Pa­dahal, In­donesia adalah negara yang sangat religius.

“Amerika saja yang liberal sudah me­ma­suk­kan nilai spi­ritual dalam me­nyem­buhkan pasien,” kata Taufiq Pasiak saat men­jadi pem­bicara di seminar kesehatan ber­tajuk ‘Healthy Brain for Heal­thy Life’ di MRCCC Siloam Se­mang­gi, Jakarta, Sabtu (14/1).

Taufik menyatakan, spiritua­li­tas adalah bagian terpenting dari kesehatan. “Bah­kan, spri­tua­litas juga memiliki da­ya pe­nyembuh yang sangat kuat,” yakinnya.

Taufiq menyatakan, praktik spiritual seperti bersyukur, ber­doa, ikhlas dan sabar terbukti mampu mengubah dan mem­bentuk struktur otak manusia, di samping memberikan efek pe­nyembuhan. Bahkan, penge­ta­huan tentang spritualitas kini su­dah menjadi perhatian serius se­jumlah dokter ahli jiwa.

“Orang-orang yang hidup de­ngan nilai-nilai spiritual dan mak­na hidup yang dalam, me­miliki kehidupan yang bahagia diban­ding yang tak punya. Se­seorang akan menjadi inspirasi bila hi­dupnya bermakna bagi orang lain,” lanjut Taufiq.

Dia berpendapat, selama ini otak dipelajari dok­ter hanya untuk penanganan pe­nya­kit. Padahal, dimensi otak manusia itu luas sekali, termasuk ba­gaimana ber­perilaku jujur, benar dan adil.

Taufiq sangat menyayangkan hal tersebut. Undang-Undang (UU) Kesehatan No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan telah mendukung upaya ini.

“Undang-Undang ini sudah sangat mendukung. Sayang jika upaya ini tak diterapkan,” kata Taufiq kepada Rakyat Merdeka.

Kepala Pusat Intelegensia Ke­menterian Kesehatan (Ke­men­kes) Eka Viora ikut me­nanggapi. “Me­mang Undang-Undangnya su­dah mendukung te­tapi kita juga butuh aturan teknis akan seperti apa,” kata Eka.

Kemenkes menyatakan sangat men­dukung dan merespons ada­nya upaya untuk menerapkan aspek spiritualitas dalam laya­nan medis Indonesia. Kini, Ke­menkes se­dang menyusun cara atau spi­ritual assessment tools sebagai acuan dari penerapan aspek spi­ritual dalam layanan medis.

“Kita tinggal tunggu Peraturan Pemerintah (PP) dan segera di­apli­kasikan jika Menkes mene­ri­ma usulan ini,” cetusnya.

Nantinya, menurut Eka, jika usulan tersebut diterima Men­kes, sebaiknya di­lak­sanakan se­cara terpadu se­hing­ga di semua pe­layanan kesehatan akan ada psiko spiritual. [Harian Rakyat Merdeka]



Baca juga:
Spiritualitas Baik, Modal Kesehatan Otak
Menteri Endang Jangan Tangani Flu Burung Kayak Pemadam Kebakaran
Tanggulangi HIV/AIDS, RI Bergurulah ke Thailand
Para Sopir Truk Sulit Diperiksa
Waspadai Jakarta Barat Masih Rawan Flu Burung

Komentar (0)

Nama
Judul
Komentar
blitz.rmol.co
 

Kim Kardashian, Baru Lahiran Sudah Di-Bully

Sosialita dan bintang reality show ini baru saja melahirkan anak perempuan ...

 

Kate Moss, Siap Bugil Di Playboy

Supermodel dunia ini akan berpose bugil untuk majalah Playboy. Pose t ...

 

Ully Meninggal Di Pelukan Suami

Kenangan saat bersama Ully Artha, sangat sulit dilupakan oleh keluarga. Me ...

 

Masayu Anastasia, Nggak Sesemok Dulu...

Masayu Anastasia sudah melupakan masa lalunya sebagai artis peran dan mode ...

 

Elsa Pataky, Nikah Di Pulau Sumba?

Bintang Fast And Furious 6 ini sejatinya sudah menikah dengan bintang Thor ...

 

Kekasih Jane Bantah Punya Pistol

Mengklaim nggak nampar atau menyentuh supir. Menuuduh pihak taksi Blue Bir ...

 

Liv Tyler, Parno Teknologi

Artis dan model hot ini memiliki fobia teknologi. Buktinya terlihat saat i ...

 

Nikita Mirzani, Agar Seksi, Bibirnya Dioles Madu

Banyak wanita yang narsis, merasa tubuhnya paling seksi. Kategori ini berl ...

 

Titi Rajo Bintang, Kesulitan Tanpa Aksan

Tak ada lagi yang full support di dunia musik. Titi mulai kerepotan membag ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Gotong Royong Ala Jepang


Buah yang Tidak Hanya Berputar di Wacana


Dalam Beberapa Hal, Taufik Kiemas Seperti Gus Dur