Rakyat Merdeka Online

Home

Share |

Panja Mafia Pemilu Selidiki Kursi Ahmad Muzani kalau Ada Bukti
Kamis, 07 Juli 2011 , 14:46:00 WIB
Laporan:

MALIK HARAMAIN/IST
  

RMOL. Panitia Kerja Mafia Pemilu telah menerima laporan dugaan penggelembungan suara di daerah pemilihan I Provinsi Lampung, tepatnya di Kabupaten Lampung Barat pada Pemilu 2009 lalu.

Akibat penggelembungan suara itu, diduga Ahmad Muzani menjadi bisa melenggang ke DPR.

"Kita, Panja Mafia Pemilu menerima laporan adanya penggelembungan suara di daerah pemilihan I Provinsi Lampung," ujar anggota Panja Mafia Pemilu Abdul Malik Haramain di dedung DPR RI, Senayan, Jakarta, (Kamis, 07/7).

Malik berjanji akan menindaklanjuti laporan Surya Utari, politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut bila disertai bukti.

"Posisi Panja menunggu laporan dan pengaduan. Kalau ada laporan dan kuat disertai bukti-bukti, Panja akan tindaklanjuti," tambah mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ini. [zul]


Baca juga:
Kursi DPR Sekjen Gerindra Haram?
Motif Uang Warnai Surat Palsu MK
Korban Kecurangan Pemilu Mulai Bermunculan
Idealnya, Partai Islam Berfusi seperti Zaman Orba
Panja Andi Nurpati Melawan Logika!


Komentar Pembaca

Gapai Impian Dengan Transmigrasi

Program transmigrasi telah melahirkan banyak kisah sukses yang membanggakan. Lahan-lahan kosong mampu dikelola menjadi produktif, sedangkan para tran ...

blitz.rmol.co
 

Sandra Dewi, Dolar Perkasa, Ngerem Belanja

Pemerintah terus mengklaim sanggup menjaga stabili­tas ekonomi nasional ...

 

Masayu Anastasia, Gugat Cerai Lembu

Seminggu lalu, Masayu, Lembu dan anak masih nonton bareng film kartun Insi ...

 

Rere Regina, Ngarep jadi Istri Kedua Charly

Nama Rere Regina sering disebut-sebut set­elah kabar perceraian Charly Va ...

 

Annabelle Wallis, Digebet Chris Martin

Selama hampir setahun berpacaran, berita putus-nyambung selalu mengiring ...

 

Miley Cyrus, Sukses Seronok di VMA 2015

Tugas sebagai pembawa acara MTV Video Music Awards 2015 membuahkan keunt ...


Berita Populer

Kalau Paham, Rakyat Pasti Berusaha Turunkan Jokowi-JK Seperti di Malaysia
Ternyata, DKI Rugi Rp 800 Miliar di Sumber Waras
Cabut Mandat Jokowi sebagai Presiden