Rita Widyasari

Fakta, Rezim SBY-Boediono Menyimpang dari Pancasila

 RABU, 01 JUNI 2011 , 08:10:00 WIB | LAPORAN:

Fakta, Rezim SBY-Boediono Menyimpang dari Pancasila

sby-boediono/ist

RMOL. Pancasila merupakan nilai luhur yang bersumber dari bangsa Indonesia sendiri dan telah disepakati sebagai dasar negara. Momentum Hari Pancasila merupakan saat yang tepat bagi rakyat Indonesia untuk merenungkan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa.

"Sekaligus mengingatkan kepemimpinan nasional akan pengabaian Pancasila dalam kebijakan yang diambil," kata Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ton Abdillah Has, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 1/6).

Ton mencatat, kebijakan rezim SBY-Boediono justru semakin menyimpang dari Pancasila, seperti dalam kebijakan pertambangan, industri, dan perdagangan. Fakta yang tak bisa disangkal, dominasi asing dalam sektor pertambangan, baik migas maupun non-migas, sangat terasa. Begitu juga dalam sektor perdagangan, rezim SBY-Boediono tidak bisa memproteksi industri dalam negeri dan membiarkan produk asing terus membanjiri.

Menurut Ton, praktek ekonomi neoliberal ini diperparah oleh perilaku korupsi dan hegemoni kelompok di lingkaran kekuasaan. Sila kelima Pancasila yang meniscayakan tegaknya keadilan sosial bagi rakyat Indonesia patah di tangan pemerintahan neoliberal dan korup. Lebih menyakitkan lagi, kenyataan kemiskinan yang menimpa rakyat dimanipulasi dengan angka dan statistik pertumbuhan ekonomi .

"Agar keluar dari problem kesejahteraan dan ketidakmandirian, Indonesia harus memutar haluan kembali ke ekonomi kerakyatan dan demokrasi ke-Indonesiaan, serta menjadikan Pancasila sebagai panglima bukan sekedar jargon tanpa implementasi," demikian Ton. [yan]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

, 21 SEPTEMBER 2017 , 21:00:00

Konten Mahal, Operator TV Kabel Menjerit

Konten Mahal, Operator TV Kabel Menjerit

, 21 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00

Unpad-RMOL dalam Kerangka Pentahelix

Unpad-RMOL dalam Kerangka Pentahelix

, 20 SEPTEMBER 2017 , 14:10:00

Apresiasi Keterbukaan Informasi Bank DKI

Apresiasi Keterbukaan Informasi Bank DKI

, 20 SEPTEMBER 2017 , 05:05:00

Bijak Menggunakan Internet

Bijak Menggunakan Internet

, 20 SEPTEMBER 2017 , 15:23:00

Misbakhun Aktor Di Balik Penggembosan KPK dan Setya Novanto
Jokowi Harus Panggil Gatot Soal Penayangan Film G30S/PKI
TV Mana Yang Nekat Siarin Film <i>G30S/PKI </i>

TV Mana Yang Nekat Siarin Film G30S/PKI

Politik20 September 2017 09:37

Indonesia Siap Saingi Finlandia

Indonesia Siap Saingi Finlandia

Olahraga20 September 2017 08:45

Kopassus Gelar Nobar G30S/PKI, Masyarakat Cijantung Antusias
DPR Jadwalkan Panggil Bos BI

DPR Jadwalkan Panggil Bos BI

Ekbis22 September 2017 08:48

Bantuan Untuk Rohingya Dilempari Batu & Bom
SK Menkumham Terbit, Bakomubin Silaturahmi Mubaligh Dan Silaknas
Julia Roberts, Selingkuh Dengan Richard Gere?
Indonesia Power Incar Dana Rp 4 T

Indonesia Power Incar Dana Rp 4 T

Ekbis22 September 2017 08:41