Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Bagi-bagi Selebaran Anak SBY Dugem, Dua Aktivis Bendera Diculik Orang Tak Dikenal

 JUM'AT, 06 MEI 2011 , 17:43:00 WIB | LAPORAN:

Bagi-bagi Selebaran Anak SBY Dugem, Dua Aktivis Bendera Diculik Orang Tak Dikenal

bendera/ist

RMOL. Dua aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) Dodo dan Pacul ditangkap saat membagikan selebaran berjudul Lawan. Selebaran itu berisi foto-foto anak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edi Baskoro atau Ibas dugem dengan penyanyi Bunga Citra Lestari.
Salah seorang pendiri Bendera, Adian Napitupulu mengatakan bahwa kedua orang itu ditangkap di sekitar lapangan tembak Senayan.

"Sekitar jam 15.00 mereka ditangkap. Persoalannya sampai saat ini kita tidak tahu mereka ditangkap oleh siapa dan dibawa ke mana," ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat sore (6/5).
 
Aldian yang ketika penangkapan tidak berada di lapangan mengatakan, dirinya mengetahui kabar tersebut dari salah seorang demonstran yang lolos.

"Yang bagi-bagi selebaran cuma empat orang. Dua tertangkap dan dua bisa kabur. Yang kabur itu ibu Kikin dan ibu Sum," lanjutnya.

Selebaran itu, lanjut Adian tidak hanya berisi dugem Ibas, namun juga foto-foto kehidupan glamor anak pejabat.

"Ada anak Zulkifli Hasan lagi main judi, ada anak Ical lagi foya-foya di jet pribadi. Lalu dibuat kontras karena dimasukkan juga dalam selebaran itu foto-foto kemiskinan. Ada foto orang Papua yang kekurangan makan, ada foto bagi-bagi zakat di Pasuruan yang akhirnya menewaskan banyak orang, karena terhimpit saat menunggu zakat," jelasnya.

Selebaran juga dibagi-bagi di sekitar Senayan agar bisa sampai ke DPR. Karena di selebaran itu, terdapat foto-foto anggota yang sedang berfoya-foya. [arp]


Komentar Pembaca
Solidaritas Rizal Ramli untuk Rachmawati

Solidaritas Rizal Ramli untuk Rachmawati

SABTU, 10 DESEMBER 2016 , 01:18:00

Taufiq Effendi Diperiksa

Taufiq Effendi Diperiksa

JUM'AT, 09 DESEMBER 2016 , 02:35:00

Diskusi Proses Hukum Ahok

Diskusi Proses Hukum Ahok

MINGGU, 11 DESEMBER 2016 , 02:15:00