Rakyat Merdeka Online

Home

Share |
Mahfudz Siddiq: Kita Diajak Usung Hak Angket, Kita Maju, Terus Dijorokin
Senin, 07 Maret 2011 , 15:22:00 WIB
Laporan:

MAHFUDZ SIDDIQ/IST
  

RMOL. Sampai saat ini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum menerima surat, telepon, pesan singkat (SMS) atau komunikasi dalam bentuk apa pun terkait gonjang-ganjing reshuflle kabinet dan koalisi. PKS belum menerima secara langsung sikap Presiden SBY.

Demikian disampaikan Wakil Sekjen DPP PKS, Mahfudz Siddiq, kepada wartawan usai rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi I bersama Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Suhartono, Kapolri Timur Pradopo, Menteri BUMN Mustafa Abu Bakar, Menteri Riset dan Teknologi Suharna Suraparnata, dan Menteri Perindustrian MS Hidayat di gedung DPR, Jakarta (Senin, 7/3).

"Sikap kami masih sama, setelah pidato Presiden, kami menunggu keputusan resmi Presiden. Baik dengan atau tanpa pembicaraan dengan kami terlebih dahulu," tegas Mahfud.

Menurut Mahfudz, gabung dalam koalisi maupun tidak merupakan pilihan terbaik bagi PKS. Namun di akhir kesempatan Mahfudh mengeluarkan pernyataan yang bernada menyesalkan.

"Kita diajak angket, kita maju, terus dijorokin. Walaupun PKS gak ngerasa dijorokin, karena kita punya alasan," demikian Mahfudz. [yan]


Baca juga:
Pramono: Sebaiknya SBY Tak Mengkalkulasi Politik di Parlemen
Gerindra Sudah Pasang Calon Menteri Pertanian dan Menteri BUMN
Inilah Tiga Menteri yang Wajib Diganti Versi Setara Institute
Reshuffle Bukan Solusi Masalah Bangsa
PKS: SBY Harus Jelaskan Alasan Mengganti Menteri

Komentar (17)

Nama
Judul
Komentar
  1. Inilah kalimat 'cari-aman' dari PKS.........
    07.03.2011, 23:38 WIB
    Komentator: Jambrong
    "Kita diajak angket, kita maju, terus dijorokin. Walaupun PKS gak ngerasa dijorokin, karena kita punya alasan," demikian Mahfudz.
  2. Bangun oy @ Serdadu Kampretz, ambil wudhu
    07.03.2011, 22:00 WIB
    Komentator: Mas Miz
    saya ulangi tulisan saya boz kampretz "di ajak berdemokrasi cerdas dan waras gak nyambung..."

    Yang pantas disebut penghianat siapa? lah wong yg usul pertama hak angket Demokrat Pretz

    hehehe... memang kampretz.. KOALISI ITU BUKAN KOOPTASI kampretz...

    Ya silakan bagi ente klo tindakan guoblok masih dianggap wajar...

    Salam Kampretz
  3. MENUAI
    07.03.2011, 19:10 WIB
    Komentator: PaKeeS
    PKS Mulai memanen, jual tu AYAT2. Bentar lagi PANEN RAYA buah KEMUNAFIKAN. SELAMT DAH JANGAN MEWEK.
  4. belum ada judul
    07.03.2011, 18:11 WIB
    Komentator: aje gile
    PD mencium bau Hak Angket akan dijadikan alat oleh Golkar untuk menjerumuskan SBY...bener bener bodoh pendukung demokrat...kalau bener begitu kelakuan golkar pastinya golkar dah dari dulu ditendang dari koalisi...
  5. Mau ngomentari apalagi buat si mahfudz be*o.
    07.03.2011, 17:31 WIB
    Komentator: Markuwat
    Katanya PKS cerdas bersih, PD sudah jauh2 narik diri dari hak angket sblm dibawa keparipurna, PKS aja emang otaknya kotor kaya GOLKAR, politisi GERINDRA aja bisa melihat hak angket pajak ini permainan GOLKAR piaraannya ICAL, mau mengacak adut proses hukum yg sedang berjalanthdp kasus mafia pajak dgn entry point yg sudah jelas yaitu kasus Gayus Tambunan. Proses hukum inilah mestinya yg didukung, dipelototi, bukannya malah mau dipolisir seperti maunya antek2 mafia pajak di Golkar. Dulu thn 2009 waktu PKS mau merapat ke SBY Tiatul bilang : PKS tidak akan berkoalisi dengan GOLKAR apalagi PDIP, artinya mungkin PKS sudah menilai negatif thdp GOLKAR dan PDIP, e e e sekarang ternyata kelakuannya samimawon.
  6. - Sumpah @Mas Mis Lebih Guoblok!!!!
    07.03.2011, 17:17 WIB
    Komentator: Serdadoe Kampretz
    Klo PDIP jelas2 oposisi Mas,jd klo bersikap spt itu wajar,tp klo Golkar + PKS begitu namanya penghianat guoblok,makanya klo ga ngerti ga usah komentar,kasian sampeyan keliatan guobloknya Mas Mis,huahahahahhahahahahahahaha hahahaha.....
  7. Menggelikan ....
    07.03.2011, 16:56 WIB
    Komentator: Mas Miz
    Saya geli sekali dengan tingkah polah orang2 demokrat, mereka berkoar2 akan menendang PKS karena beralasan PKS ikut mendukung hak angket. Tapi mereka mendekati PDIP yg juga sama2 pengusung hak angket utk gabung dengan koalisi, Dasar Guoblok... ,Kalau KOALISI itu fungsinya utk meng-iya-kan yg gak bener, sori aja bung bukan itu KOALISI yg di maksud! KOALISI itu bukan meng Koooptasi Parpol Bung, di ajak berdemokrasi cerdas dan waras gak nyambung...
  8. Resiko ngekor sama Golkar
    07.03.2011, 16:25 WIB
    Komentator: Oon.
    Kok sekarang karena akan ditendang, Mahfudz nyalahin Demokrat. PKS mestinya segera sadar waktu ngusung hak angket. Kok ngekor Golkar, emangnya dapat apa, kok sampai lupa diri hingga menjadi pengkhianat?. Jadi kalau PKS terperosok dan terjerembab ke jurang, janganlah menyalahkan pihak lain. Itu resiko berpolitik.Sabar saja, barangkali untuk waktu yg sangat lama tidak akan ada lagi kader2 PKS jadi menteri. Kelak parpol lain yg berkuasa akan lebih nyaman berkoalisi dg PAN, PKB dan PPP, ketimbang berkoalisi dengan Pengkhianat Koalisi Sejati. Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya !!!!
  9. CULUN
    07.03.2011, 16:16 WIB
    Komentator: budimcb
    cara mikir sempit dan pendek. Lihat tuh NURDIN SILITE and his gang. Wataknya sama percis 1000% dengan GOLKAR BAU daRI yang no sampai semua PENGURUSNYA doyan duit. Amanat reformasi GOLKAR itu BUBAR kok masih berteman? Lagian sih cari kesempatan dalam kesempitan mau berbagi KEKUASAAN DENGAN GOLKAR BISA MELENGSERKAN SBY. Sudahlah terima saja dilengserkan gantian oleh SBY dengan caranya SBY tentunya. ICL NIRWAN itu BIG BOS MAFIA kok diikuti jalan pikirannya yang pengen dakwah. Ya joko sembung alias gak nyambung toh. Mangkanya jangan kualat, dulu bareng demokrat gotong2 SBY jadi RI1 sekarang gara2 ambek gak ketua MPR dikasih ke Tk marahnya mau jatuhin SBY lewat hak angket pajak. Ya terimalah akibatnya. KATANYA DAKWAH LAH KOK PENDENDAM gak ada sabar sabarnya acan, sifat pendendam itu sifat THOGUT tuh, tuh GOLKAR contohnya sampai kapanpun SBY berkuasa semua sektor yang dikuasai GOLKAR pasti DISABOT trus disebarkan ke media masa kalau SBY gak mampu. Pelabuhan MERAK BAKAUHENI tuh sampai macet berkilo meter, coba perhatikan kapal2nya milik siapa dan kapling2nya punya siapa di pelabuhan itu, ya pasti orang GOLKARlah masa gak tahu??? dasar PKS CULUN. qiqiqiqiqiqiqiqi
  10. Penipu
    07.03.2011, 16:16 WIB
    Komentator: Web
    PKS dan Golkar harus mengerti semboyan politik SBY, "Berpolitiklah dengan Santun" yaitu politik tanpa kekerasan. Penipuan
  11. PKS masih ok...
    07.03.2011, 16:10 WIB
    Komentator: monika
    Di jogja sesuai kehendak Raykat... menerkan mendukung jogjakarat.

    di surabaya, semaua parta* mau menurunkan walikota sby. PKS satu2 nya parta* yg tidak menurunkan gara-gara pajak reklame di naikna.... SESUAI dengan harapan RAKYAT maka. sampai saat ini PKS merupakn parta* yg masih sesuai hati nurani Rakyat....

    enggak percaya silahkan cek di dua kota tsb.

    utk PKS MAJU TERUS... 2014 SAYA PASTIKAN MEMILIH PKS..... MAJU UNTUK RAKYAT.
  12. Masih Banyak Jalan Menuju Ke Roma
    07.03.2011, 16:10 WIB
    Komentator: Ra - Cil
    Weleeh...QWeleeh...jangan terlalu dipikirin, masih banyak jalan untuk mensejahtrakan rakyat, sesuai dengan daerahpemilihananyamasing-masi ng.
    Tunggu saja finalnya.
  13. Elu nya saja yang Goblok Fudz!
    07.03.2011, 16:00 WIB
    Komentator: PKS Watch
    PD mengusung Hak Angket,
    Tapi PD mencium bau Hak Angket akan dijadikan alat oleh Golkar untuk menjerumuskan SBY.
    Makanya PD menarik diri dari hak Angket.
    Elu nya saja yang goblog Fudz, sudah tahu PD menarik diri dari Angket, elu malah ikut2an Golkar.

    Sekarang begitu mau dipecat dari Kabinet lu mewek, dasar cemen!
  14. Memelas Demi Kebohongan
    07.03.2011, 15:59 WIB
    Komentator: Dediban
    Saya melihat PKS, pintar dalam memainkan akrobat politik sampai-sampai mereka seolah-olah bak pahlawan yang pro rakyat. Seolah-olah dipaksa berbuat tidak pro rakyat. Hak masalah mafia pajak itu kan bisa diselesaikan di panja bukan di hak angket karena itu hanya buang-buang energi dan maknah substansinya ga ada.
  15. Ngakk usah lebay
    07.03.2011, 15:53 WIB
    Komentator: Adik Mahfud
    Sekarang bicara begini, saat angket century dan angket pajak, seperti harimau lapar, jangan cari-cari alasan, rakyat sudah tau tentang PKS, Parta* yang tidak bisa dipegang komitmennya alias tidak bisa dipercaya. Sudah jelas-jelas PKS berkoalisi dengan pemerintah, tapi kelakuannya melebihi parta* oposisi. PKS parta* yang tidak menepati janji, oleh sebab itu jangan pilih PKS. Pilihlah saya Prabowo, karena saya nanti yang akan jadi presiden
  16. Siape yang jorokin fud?
    07.03.2011, 15:36 WIB
    Komentator: Bang haji
    Elu aja kali yang jorok sendiri
  17. PKS di Dzalimi berarti....
    07.03.2011, 15:34 WIB
    Komentator: mas mahfud
    "Kita diajak angket, kita maju, terus dijorokin. Walaupun PKS gak ngerasa dijorokin, karena kita punya alasan," demikian Mahfudz.

    Kalau baik untuk RAKYAT... MAJU TERUS PKS....
    MULAI SAAT INI SAYA PASTIKAN MENDUKUNG DAN MEMILIH PKS................
blitz.rmol.co
 

Bebas, Jupe Santap Jengkol

Keluar dari rutan, Jupe seperti berjalan di red carpet. Pake baju seksi me ...

 

Kim Kardashian, Baru Lahiran Sudah Di-Bully

Sosialita dan bintang reality show ini baru saja melahirkan anak perempuan ...

 

Kate Moss, Siap Bugil Di Playboy

Supermodel dunia ini akan berpose bugil untuk majalah Playboy. Pose t ...

 

Ully Meninggal Di Pelukan Suami

Kenangan saat bersama Ully Artha, sangat sulit dilupakan oleh keluarga. Me ...

 

Masayu Anastasia, Nggak Sesemok Dulu...

Masayu Anastasia sudah melupakan masa lalunya sebagai artis peran dan mode ...

 

Elsa Pataky, Nikah Di Pulau Sumba?

Bintang Fast And Furious 6 ini sejatinya sudah menikah dengan bintang Thor ...

 

Kekasih Jane Bantah Punya Pistol

Mengklaim nggak nampar atau menyentuh supir. Menuuduh pihak taksi Blue Bir ...

 

Liv Tyler, Parno Teknologi

Artis dan model hot ini memiliki fobia teknologi. Buktinya terlihat saat i ...

 

Nikita Mirzani, Agar Seksi, Bibirnya Dioles Madu

Banyak wanita yang narsis, merasa tubuhnya paling seksi. Kategori ini berl ...

www.medanbagus.com
www.javanews.co

Gotong Royong Ala Jepang


Buah yang Tidak Hanya Berputar di Wacana


Dalam Beberapa Hal, Taufik Kiemas Seperti Gus Dur