Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Hidayat Nur Wahid Nasihati Amien Rais Tentang Makna Berkoalisi

 SABTU, 05 MARET 2011 , 15:37:00 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hidayat Nur Wahid Nasihati Amien Rais Tentang Makna Berkoalisi

hidayat nur wahid/ist

RMOL. Partai Keadilan Sejahtera membalas serangan sesepuh Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Kemarin di Gedung DPR, Amien menyebut PKS sebagai partai "bermuka dua" yang satu tangannya bersalaman dengan pemerintah, sedangkan tangan lain menusuk pinggang pemerintah.
"Secara prinsip PKS tidak dalam posisi satu tangan di luar, satu tangan menusuk. Karena apa yang dilakukan PKS dalam konteks kontrak politik yang disepakati antara PKS dan Pak SBY," ujar Mantan Presiden PKS, Hidayat Nur Wahid, saat ditemui Rakyat Merdeka Online usai mengisi diskusi di Islamic Book Fair, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/3).

Sikap PKS adalah menyukseskan komitmen good and clean government sebagaimana termaktub dalam code of conduct yang diteken para anggota koalisi dengan SBY.

"Justru bahasa agamanya, wa ta 'awanu alal birri wa taqwa, wa la ta awanu alal ismi wal udwan (tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan dan jangan tolong menolong dalam perbuatan jahat). Anda harus kerja sama atau koalisi kalau itu menghadirkan kebajikan. Tapi kalau ada sesuatu yang kurang baik atau kurang bijak, Anda harus kerja sama untuk mengkoreksi," tegasnya.

Mantan Ketua MPR ini mengimbuhkan, Amien Rais tidak punya kewenangan untuk mengomentari keberadaan PKS di koalisi pemerintah.

"Pak Amien bukan ketua koalisi, koordinator koalisi, bukan sekretaris koalisi. Setara saja dengan kawan-kawan yang lain. Kalau Pak Amien urus PAN lebih bagus daripada urus PKS," pungkasnya.[ald]

Komentar Pembaca
Solidaritas Rizal Ramli untuk Rachmawati

Solidaritas Rizal Ramli untuk Rachmawati

SABTU, 10 DESEMBER 2016 , 01:18:00

Taufiq Effendi Diperiksa

Taufiq Effendi Diperiksa

JUM'AT, 09 DESEMBER 2016 , 02:35:00

Diskusi Proses Hukum Ahok

Diskusi Proses Hukum Ahok

MINGGU, 11 DESEMBER 2016 , 02:15:00