Rakyat Merdeka Online

Home

Share |

Habib Rizieq: Gulingkan SBY, Satu-satunya Cara
Selasa, 15 Februari 2011 , 18:03:00 WIB
Laporan: Firardy Rozy

HABIB RIZIEQ/IST
  

RMOL. Bagi Habib Rizieq Shihab dan Front Pembela Islam (FPI) hanya ada satu cara bila Presiden SBY memang ingin membubarkan mereka, bukan membubarkan Jemaat Ahmadiyah Indonesis. Cara itu adalah: gulingkan SBY!

”Gulingkan SBY! Karena mestinya SBY membubarkan Ahmadiyah, bukan membubarkan FPI,” tulis Habib Rizieq menjawab pertanyaan Rakyat Merdeka Online, yang dikirimkan via e-mail, Selasa siang (15/2).

Dia juga mengatakan, pihak-pihak yang menyudutkan FPI setelah peristiwa penyerangan di Cikeusik, Pandeglang, Banten (Minggu, 6/2) seperti gerombolan yang suka memperebutkan tulang dalam onggokan sampah.

“Tidak aneh, LSM komprador itu kan antek Iblis, sehingga memang sudah tugasnya membela kesesatan. Justru kalau ada LSM Komprador yang membela kebenaran, itu baru aneh,” demikian Habib Rizieq. [guh]


Baca juga:
Tersangka Buka Maksud Penggunaan Pita
Semua Sudah Dibawa Polisi
Antara Soekarno, Ahmadiyah, dan Komunisme
Yenny Tidak Rela Allahu Akbar untuk Melegitimasi Pembunuhan
Sekarang Alhamdulillah Sudah Agak Tenang


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Inneke Koesherawati, Nasihati Artis Settingan, Gantilah Dengan Prestasi

Di eranya dulu, Inneke mengandalkan pesona wajah. Kalau sudah enak dilih ...

 

Gara-gara Raline, 3 Bule Jadi Mualaf

Raline Shah baru merampungkan film terbarunya, Surga Yang Tak Dirindukan ...

 

Tyra Banks, Prihatin Model Sekarang Tertekan Harus Kurus

Sebagai bekas supermodel, pencetus ide program pencari model dan juga pemb ...

 

Gigi Hadid, Direstui Taylor Swift Pacari Joe Jonas

Taylor Swift kesal saat Kendall Jenner mengencani mantannya, Harry Sty ...

 

Ini Dia Pakar Susuk Terbaik Lampu Hijau Award 2015

Konsultan Spritual Mbah Mijan akhirnya meraih predikat sebagai Pakar Susuk ...


Berita Populer

Media Australia: Kepemimpinan Jokowi Sudah Berantakan
Ternyata Ada Menteri Tak Tahu Berterima Kasih dan Suka Menghina Jokowi
Fahri Hamzah: Kok Bisa Buruh Kasar Tiongkok Bekerja Di Indonesia?