Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |

WAWANCARA
Irjen Oegroseno: Masih Banyak Jenderal Lain Yang Layak jadi Wakapolri
Selasa, 11 Januari 2011 , 03:20:00 WIB

IRJEN OEGROSENO
  

RMOL. Wakapolri Jusuf Manggabarani tidak lama lagi memasuki usia pensiun. Sejumlah jenderal bintang dua dan tiga mulai digadang-gadang mengisi posisi Tribrata II tersebut.

Mereka adalah Inspektur Penga­wasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Nanan Sukarna, Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol) Komjen Imam Sudjarwo, dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Oegroseno.

Dihubungi Rakyat Merdeka tadi malam, Oegroseno tidak mau menonjolkan diri atas banyak pihak yang menjagokannya seba­gai Wakapolri. Bahkan, menurut­nya, lebih banyak jenderal lain yang layak menjadi orang kedua di kepolisian itu.

“Ya, masih banyak jenderal lain kan yang lebih baik dari saya menjadi Wakapolri,” katanya.

Jusuf Manggabarani akan me­masuki masa pensiun 11 Februari 2011. Penentuan siapa yang akan mengisi jabatan Wakapolri meru­pakan hak prerogatif Kapolri Jenderal Timur Pradopo.

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Novel Ali meminta agar proses pemilihan dan penetapan Wakapolri hen­dak­nya dijauhkan dari intrik politik.

“Pesan saya hanya satu, pemi­lihan Wakapolri jangan dipoliti­sir. Jangan ada mandat, pesan-pesan atau atau deal politik ke­pada Wakapolri,” kata Novel di Semarang, kemarin.

Jabatan Wakapolri hendaknya dijauhkan dari politik karena posisinya yang benar-benar harus profesional. Pemilihan dan pene­tapan Wakapolri menjadi hak Ka­polri Timur Pradopo. “Kompol­nas akan manut dengan pilihan kapolri,” ujar Novel. Sebab, se­suai atu­ran, Kompolnas hanya berhak memberikan pertim­ba­ngan jabatan Kapolri saja, se­dangkan Wakapolri merupakan hak prerogatif Kapolri.

Novel enggan menyebut siapa kader polisi terbaik yang layak menjabat wakapolri. “Semua la­yak. Kalau opini publik sudah mengarah ke beberapa nama maka mereka layak.”

Sementara Presidium Indone­sia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengharapkan agar Kapolri diharapkan memilih figur yang berpengalaman, berintegritas, dan mendorong reformasi Polri dan memberantas praktek mafia hukum, agar kasus Gayus tidak terulang.

Bahkan Neta menyebut Oe­gro­­seno pantas menjadi Waka­polri. Selain itu, Nanan Sukarna dan  Imam Sudjarwo.

Oegroseno menjabat Kapolda Sumut, 4 Maret 2010, mengganti­kan Irjen  Badrodin Haiti. Namun sebelum menjabat Kapolda Su­mut, Oegroseno menjabat Kepala Divisi Propam Mabes Polri.

Oegroseno merupakan alum­nus Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1978, satu angkatan dengan Nanan Sukarna dan Timur Pradopo. Pria kelahiran Jakarta, 17 Februari 1956 itu me­rupakan lulusan terbaik ke-2.

Berikut kutipan wa­wancara de­ngan Oegro­seno:

Anda dipersiapkan sebagai calon Wakapolri, ba­gaimana pen­dapat Anda?
Ah, nggaklah. Nggak begitu...

Kabarnya Anda salah satu yang dielus menjadi kandidat Wakapolri?
Masih banyak calon yang lebih baik dari saya.

Sepertinya Anda ter­lalu me­ren­dah ya?
Ya masih banyak calon yang lebih baik dari saya. Polisi ba­nyak calonnya.

Tapi banyak pihak yang ber­harap Anda yang mendam­pingi Timur Pradopo?
Saya yakin masih banyak jen­deral lain yang lebih baik dari saya menjadi Wakapolri.

Apakah Anda tahu sudah di­gadang-gadang menjadi Waka­polri?
Saya sampai sekarang ini tidak tahu. Saya inikan Kapolda Suma­tera Utara, ya saya kerja saja. Kalau orang diluar ribut-ribut soal itu (Wakapolri), malah saya tidak tahu.

Ah, masa sih Anda tidak  tahu soal penggantian Wakapolri?
Ya, nggak tahu.

Apa belum ada informasi dari Kapolri kepada Anda soal posisi Wakapolri?
Nggak ada informasi ke saya.

Menurut Anda kriteria calon Wakapolri seperti apa?
Tentu orangnya harus pintar dan punya integritas. Itu antara lain kriterianya.

Siapa kira-kira yang meme­nuhi kriteria itu?
Banyaklah. Yang baik-baik kan masih banyak. Yang lebih baik dari saya masih banyak. Jadi bukan hanya seorang saja yang dicalonkan, semua saja dicalon­kan biar lebih banyak.

Bagaimana menurut Anda so­sok Nanan Sukarna dan Imam Sudjarwo?
Pak Nanan bagus, Pak Imam juga bagus. Keduanya pantas menjadi Wakapolri.

Apa harapan Anda terkait penggantian Wakapolri ini ?
 Siapapun yang dipilih Pak Kapolri menjadi Wakapolri tentu itu yang terbaik. Jadi, ya harapan saya siapapun yang dipilih nanti, ya itu yang pantas, yang penting kan orang dalam, kan nggak mungkin dari luar. Itu saja.

Punya usulan ke Kapolri?
Saya nggak punya hak untuk mengusulkan ke Pak Kapolri, itu terserah beliau saja.

Menurut catatan Anda, di ta­hun 2010  bagaimana pelaksa­naan tugas-tugas kepolisian?
Baik semua, tidak ada masalah.

Sejauh ini bagaimana koor­di­nasi pusat dan daerah untuk pelaksanaan tugas-tugas kepo­lisian?
Baik-baik saja, tidak ada ma­salah. Yang penting kalau pusat datang ke daerah, koor­dinasi dengan wilayah. Ya, itu saja.

Dalam koordinasi apa tidak ada hambatan?
Tidak ada. Pokoknya, saling mengingatkan saja. Gitu saja. Pusat mengingatkan wilayah, dan sebailnya wilayah mengingatkan pusat. Jadi kalau orang wilayah ke pusat, ya lapor ke pusat. Orang pusat ke wilayah, ya lapor ke wi­la­yah, koordinasi itu saja. Kalau lebih dari 24 jam, lapor RT/RW sebagai tamu.

Memang ada ketentuan se­perti itu yang Anda tetapkan di Sumateta Utara?
Iya, kalau ada tamu di Sumut ada tamu lebih dari 24 jam harus lapor RT/RW.

Apa harapan Anda terhadap kinerja kepolisian di 2011?
Ya polisi jelas harus lebih baik dari 2010, itu kan harapan Pak Presiden SBY. Berarti 2011 harus bisa lebih bagus, itu saja.   [RM]


Baca juga:
Julian Aldrin Pasha: Presiden T­idak Perlu Pencitraan
Sukmawati Soekarnoputri: Mega Sudah Terlalu Tua jadi Calon Presiden 2014
Bara Hasibuan: Hasil Survei Itu Memicu Kami Lebih Peduli Rakyat
I Ketut Mardjana: Pos Indonesia Sering Nombokin Dana PSO
Marwan Effendy: Jaksa Nakal Akan Kita Jatuhi Sanksi Yang Agak Menyengat


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Aura Kasih, Nangis, Digosipin Simpanan Pejabat

Sampai sekarang mengaku masih jomblo. Ogah dipacari duda, takut bermasalah ...

 

Cathy Schmitz, Dinikahi Miliarder "Bau Tanah"

Cinta itu buta. Malah bagi Cathy Schmitz (24), usia hanya lah sekedar angk ...

 

"Semoga Sophie Bisa Bimbing Ariel"

Seiring dengan hubungan yang semakin serius, Ariel pun telah memperken ...

 

Fanny Neguesha, Bantah Dibuntingi Super Mario

Mantan kekasih striker Liverpool, Mario Balotelli ini geram dituding telah ...

 

Eva Mendes, Melahirkan Bayi Perempuan

Eva Mendes sedang berbahagia. Ia sukses dihamili teman kumpul kebonya, ...


Berita Populer

Terbukti Koalisi Tanpa Syarat Itu Cuma Dongeng untuk Rakyat
Puteri Bung Karno: Jokowi Tak Layak Dilantik Jadi Presiden!
Golkar Kecam Pernyataan Adnan Buyung yang Kasar