Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |

Ketahuan, Demokrat Tolak RUU Keperawatan Masuk Prolegnas
Selasa, 14 Desember 2010 , 13:15:00 WIB
Laporan:

DEMO PERAWAT
  

RMOL. Partai Demokrat menolak RUU Keperawatan dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) tahun 2011.

Anggota Komisi IX dari Fraksi Partai Demokrat, Dhiana Anwar, menyebutkan bahwa RUU Keperawatan belum dibicarakan di Komisi IX DPR

"Dua RUU tersebut belum dibicarakan, mohon dikembalikan dulu ke Komisi IX untuk dibicarakan dulu. Lebih baik di-drof dulu," kata Dhiana Anwar dalam sidang paripurna DPR di Gedung DPR/MPR Jakarta (Selasa, 14/12).

Namun interupsi Dhiana ini langsung dibantah anggota Komisi IX dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Martri Agoeng.

"Dua RUU tersebut tidak dibicarakan di Komisi IX, itu tidak benar. Justru dua RUU itu usulan Komisi IX," kata Martri.

Akhirnya DPR menyetujui bahwa kedua RUU tersebut masuk Prolegnas 2011.[yan]


Baca juga:
Bambang Sulistomo: Banyak Pihak Ngerecokin Kemenkes
PEDULI LEPRA
PEDULI AUTIS
Lagi, Perawat Geruduk DPR
30 Perawat Kumpul di Gedung DPR, Pamdal Merasa Kecolongan


Komentar Pembaca
blitz.rmol.co
 

Dituduh Hamili Pedangdut Inul yakin Adam Pria Setia

Ditiduri Adam sekali, Titin langsung hamil. Kabar kehamilan ini diklaim be ...

 

Fergie, Suami Penasaran Apa Itu Bikini Wax

Penyanyi Fergie dan suaminya, aktor Josh Duhamel, merayakan pernikahan e ...

 

Jessica Chastain, Tiga Tahun Pacari Bangsawan Italia

Jessica Chastain saat ini tengah menjalin hubungan asmara dengan Gian Lu ...

 

Lola Amaria, Kaget Sahabat Buatkan Acara Rekam Jejak

Rekam jejak Lola Amaria di dunia perfilman sangat panjang. Toh begitu ia t ...

 

Kirana Larasati, Jomblo Bukan Bencana

Beberapa seleb mendeklarasikan akan menikah 2015 ini. Namun tidak buat Kir ...


Berita Populer

Menteri Susi: Saya Tidak Pernah Perintahkan Kapal Asing Dibom
Kinerja Jeblok, Menteri Tedjo, Tjahjo dan Rini Soemarno Diganjar Rapor Merah
Tercium Ada Gerakan Sistematis Tiga Kelompok untuk Menghambat Program Jokowi